Page 122 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 122

dan ini diberikan paling lama enam bulan," ungkap Ida dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR,
              Rabu (7/4).
              Selain itu, pekerja yang terkena PHK juga akan mendapatkan manfaat berupa akses informasi
              pasar kerja. Lalu, mereka juga akan diberikan pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan oleh
              lembaga pemerintah, swasta, dan perusahaan.

              Namun, ada tiga syarat yang harus dipenuhi agar pekerja yang terkena PHK mendapatkan uang
              tunai dari pemerintah lewat BPJS Ketenagakerjaan.

              Pertama, peserta JKP adalah warga negara Indonesia (WNI) yang ikut serta dalam program
              jaminan sosial sesuai penahapan kepesertaan dalam PP Nomor 109 Tahun 2013. Rinciannya,
              usaha besar dan menengah diikutsertakan dalam program jaminan kesehatan nasional (JKN),
              jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), dan jaminan
              kematian (JKM).

              Lalu,  usaha  kecil  dan  mikro  diikutsertakan  minimal  pada  program  JKN,  JKK,  JHT,  dan  JKM,
              peserta yang masuk program JKP belum berusia 54 tahun.

              Ketiga, mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha, baik perjanjian kerja waktu tertentu
              (PKWT) dan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT).

              Sementara, sumber pembiayaan JKP adalah iuran pemerintah pusat sebesar 0,22 persen. Lalu,
              sumber pendanaan rekomposisi iuran program JKK 0,14 persen dan JKM 0,1 persen.
              "Ketentuan  dasar  perhitungan  upah  adalah  upah  yang  dilaporkan  ke  BPJS  Ketenagakerjaan
              dengan batas upah sebesar Rp5 juta," pungkas Ida.

              (uli/aud).









































                                                           121
   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127