Page 7 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2021
P. 7
Judul Menaker 'Nyesal' RI Tak Ada Jaminan Korban PHK Sebelum Corona
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210407172819-532-
627137/menaker-nyesal-ri-tak-ada-jaminan-korban-phk-sebelum-
corona
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-08 07:24:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya begitu ada pandemi, saya merasa
kenapa kita tidak dari dulu melakukan proses revisi UU Nomor 13, UU Nomor 40 dan seterusnya
dan baru terasa betapa pentingnya kehadiran program ini ketika kita alami pandemi covid-19
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Mudah-mudahan tidak ada musibah yang luar
biasa. Kalau pun ada, mungkin Tuhan kasih cobaan lagi, mudah-mudahan kita sudah lebih
antisipatif karena sudah ada beberapa langkah perlindungan kepada pekerja atau buruh
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Batas atas Rp5 juta ini sesuai batas
penghasilan tidak kena pajak atau PTKP, tapi (batas atas ini) nanti akan ada evaluasi per tahun,
jadi tidak ajeg Rp5 juta sebagai batas per tahun, setiap tahun akan ada kajiannya
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Manfaat 45 persen dan 25 persen ini
penyusunan normanya sesuai standar ILO soal JKP
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Jadi salah satu perlindungannya adalah
dengan UU Cipta Kerja, kita berharap iklim investasi yang kondusif, banyak yang masuk, tercipta
lapangan kerja berkualitas untuk pekerja. Kita dorong agar pekerja informal bisa segera naik
kelas menjadi pekerja formal
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan penyesalannya karena Indonesia belum
memiliki program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja atau buruh yang menjadi
korban pemutusan hubungan kerja (PHK) sebelum pandemi virus corona mewabah di tanah air.
Padahal, pandemi covid-19 membuat banyak perusahaan kesulitan keuangan sehingga mau
tidak mau harus melakukan PHK kepada pekerjanya. Hal ini selanjutnya melahirkan banyak
pengangguran di Indonesia.
6

