Page 64 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2021
P. 64

"Secara aturan, THR tidak (menyalahi aturan)," tutur Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi
              kepada CNNIndonesia.com, Rabu (19/5).
              Berdasarkan temuan Kemnaker, perusahaan membayar THR 2020 sebesar satu kali upah kepada
              semua  buruh.  Ketentuan  itu  mengacu  pada  memo  perusahaan  yang  mempertimbangkan
              dampak pandemi covid-19.

              Besaran THR keagamaan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun
              2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh Di Perusahaan, yaitu pasal 3 ayat 1.

              Dari  sisi  besaran,  bagi  pekerja/buruh  yang  mempunyai  masa  kerja  12  bulan  secara  terus
              menerus atau lebih diberikan THR sebesar satu bulan upah.

              Sementara itu, bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja satu bulan, tetapi kurang dari
              12  bulan,  maka  THR  diberikan  secara  proporsional.  Dengan  demikian,  perusahaan  sudah
              memenuhi ketentuan tersebut.

              "Besaran THR untuk pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau
              lebih diberikan sebesar satu bulan upah," terang dia.

              Berdasarkan temuan Kemnaker, Indomarco memang sebelumnya memberikan THR lebih dari
              satu bulan upah bagi pekerja/buruh dengan masa kerja di atas tiga tahun.

              Detailnya, untuk pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari tiga tahun diberikan satu kali
              upah, masa kerja di atas tiga tahun, tetapi kurang dari empat tahun dibayarkan 1,5 kali upah,
              serta masa kerja di atas empat tahun dibayarkan dua kali upah. Hal tersebut tertuang dalam
              peraturan perusahaan.

              Namun, tahun lalu perusahaan mengubah peraturan perusahaan tersebut sehingga pembayaran
              THR menjadi satu bulan upah untuk semua karyawan lantaran pandemi covid-19.

              Sementara  itu,  mayoritas  pekerja/buruh  memiliki  masa  kerja  di  atas  empat  tahun,  sehingga
              seharusnya mereka mendapatkan THR sebesar dua kali upah berdasarkan aturan perusahaan,
              tapi hanya mendapatkan THR satu bulan upah karena pandemi covid-19.

              Anwar  menjelaskan  Kemnaker  memperbolehkan  pemberian  THR  lebih  dari  satu  bulan  upah.
              Ketentuan ini tercantum dalam Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 Pasal 4. Namun, pemberian
              THR tersebut dilakukan berdasarkan perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja
              bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan perusahaan.

              "Terkait  dengan  perusahaan-perusahaan  yang  memberikan  lebih,  adalah  disesuaikan  dalam
              kesepakatan  yang  tertuang  dalam  perjanjian  kerja  bersama,  perjanjian  kerja,  peraturan
              perusahaan, dan kami tidak menyalahkan," ungkapnya.

              Selain itu, Anwar menuturkan Kemnaker juga memperbolehkan perubahan pada perjanjian kerja
              bersama, perjanjian kerja, dan peraturan perusahaan tersebut. Asalkan, perubahan itu sudah
              melalui diskusi dengan pekerja/buruh.

              "Perubahan perjanjian kerja, tentunya selama memang ada dialog tidak ada persoalan, tentunya
              perjanjian  kerja  bersama,  perjanjian  kerja,  dan  peraturan  perusahaan  adalah  dibuat  sesuai
              dengan kondisi perusahaan," ucapnya.






                                                           63
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69