Page 130 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 130

Aturan yang diundangkan pada 2 Desember 2019 itu di antaranya memberikan penggantian
              biaya  tranportasi,  santunan  sementara  tidak  mampu  bekerja,  biaya  penunjang  diagnostik,
              santunan berkala, dan biaya pemakaman. Selain itu, terdapat pula bantuan beasiswa bagi anak
              dari pekerja yang terkena risiko.

              PP No.82/2019 mengatur beasiswa bagi anak dari peserta yang meninggal dunia atau cacat total
              tetap akibat kecelakaan kerja, dari tingkat taman kanak-kanak (TK) sampai perguruan tinggi,
              maksimal untuk 2 anak. Mereka berhak mendapatkan beasiswa mulai Rp1,5 juta per tahun saat
              TK dan SD, hingga Rp12 juta per tahun di tingkat perguruan tinggi.

              Adapun, Pasal 25 ayat (6) dan Pasal 34 ayat (5) PP 82/2019 tersebut mengamanatkan ketentuan
              lebih lanjut mengenai tata cara pemberian dan persyaratan beasiswa diatur dalam Peraturan
              Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker). Namun, menurut Timboel, aturan itu belum kunjung
              terbit sehingga manfaat beasiswa belum dapat terealisasi.

              "Hingga saat ini Menteri Ketenagakerjaan tidak pernah menginformasikan alasan keterlambatan
              pembuatan Permenaker. Di lapangan, pihak BPJS Ketenagakerjaan yang cenderung disalahkan
              atas belum diterimanya beasiswa ini," ujar Timboel pada Rabu (24/3/2021).

              Menurutnya,  padahal  BPJS  Ketenagakerjaan  baru  dapat  memberikan  beasiswa  setelah
              Permenaker  yang  diamanatkan  PP  82/2019  terbit.  Padahal,  dana  untuk  beasiswa  itu  sudah
              tersedia dan siap diberikan.

              Timboel  menilai  bahwa  Menteri  Ketenagakerjaan  harus  menjelaskan  perkembangan  proses
              pembuatan Permenaker itu, mengingat sudah lebih dari satu tahun amanat PP 82/2019 belum
              terealisasi. Presiden pun dinilai perlu memberikan perhatian atas kondisi tersebut.

              "Semoga Permenaker ini bisa segera selesai dan anak-anak yang berhak atas beasiswa segera
              memperolehnya," ujar Timboel.









































                                                           129
   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135