Page 15 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 MARET 2021
P. 15
Khusus dalam pelatihan tanggap Covid-19 di BLK, para peserta telah menghasilkan sejumlah
produk bantuan berupa satu juta masker; 57.400 botol hand sanitizer, 33.500 buah face shield,
432.100 boks makanan; 25.200 hazmat hingga 1.600 wastafel portabel yang dibagikan kepada
masyarakat terdampak Covid-19 di berbagai daerah.
Kemnaker selama 2020 juga telah membangun 1.014 BLK komunitas yang tersebar di seluruh
wilayah. Selain itu, Kemnaker membangun jejaring kerja sama penempatan, tenaga kerja.
Selama 2020, Kemnaker berhasil menempatkan 948.881 orang untuk bekerja di dalam maupun
di luar negeri. Rinciannya, 836.181 tenaga kerja yang ditempatkan di dalam negeri dan 112.700
orang yang ikut dalam program penempatan tenaga kerja luar negeri.
Dalam hal pengawasan ketenagakerjaan, Kemnaker melakukan upaya preventif dan pembinaan
terhadap berbagai perusahaan. Hasilnya, dalam setahun terakhir terdapat sejumlah capaian, di
antaranya mencegah praktek eksploitasi anak di tempat kerja. Ada 9.000 pekerja anak yang
telah dicegah dan ditarik dari tempat kerja.
Kemnaker juga konsisten dalam melakukan pembinaan kepatuhan perusahaan terhadap norma
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tercatat 6.000 perusahaan telah mematuhi pelaksanaan
K3. Selain itu, Kemenaker mendorong berbagai upaya pencegahan tersebarnya Covid-19 di
tempat kerja.
Secara khusus, dalam lingkup internasional, Menteri Ketenagakerjaan RI terpilih sebagai ketua
ASEAN bidang ketenagakerjaan periode 2020-2022. Tema yang diusung Indonesia selama
menjadi ketua ASEAN itu mempromosikan pekerja ASEAN untuk daya saing, ketahanan, dan
ketangkasan dalam menghadapi pekerjaan masa depan.
Berbagai upaya tersebut selaras dengan sasaran strategis Kemnaker pada periode 2020-2024,
yakni meningkatnya tenaga kerja yang berdaya saing dan iklim hubungan industrial yang
kondusif dalam menghadapi pasar kerja fleksibel serta meningkatnya tata kelola pemerintahan
yang baik.
Kemnaker salurkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk 12,4 JUTA PEKERJA (terealisasi 98,92%).
Program perluasan kesempatan kerja dan jaring pengaman sosial (JPS) untuk 327.013 warga
terdampak Covid-19.
Bantuan wirausaha baru (212.260 orang). Program padat karya (106.014 warga). Program
inkubasi bisnis (4.080 orang). Program wirausaha berbasis ekonomi digital (4.020 orang).
Program yang melibatkan tenaga pendamping pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia
(639 orang).
Selama 2020 Kemnaker tingkatkan kompetensi 901.177 orang (pelatihan vokasi, pemagangan,
pelatihan produktivitas, dan sertifikasi kompetensi). Pelatihan tanggap Covid-19 di BLK hasilkan
produk bantuan Covid-19 berupa masker (1.000.000); hand sanilizer (57.400 botol); face shield
(33.500 buah); boks makanan (432.100 buah); hazmat (25.200); wastafel portabel (1.600
buah). Kemnaker selama 2020 bangun 1.014 BLK komunitas di seluruh wilayah.
Selama tahun 2020 Kemnaker menempatkan 836.181 tenaga-kerja di dalam negeri (836.181
orang) dan di luar negeri (112.700 orang).
Salah seorang pekerja yang mendapatkan BSU, M Nawiruddin, menyatakan sangat merasakan
manfaat adanya BSU dari pemerintah. Uang Rp 1,2 juta yang diterimanya telah digunakan untuk
modal usaha jualan makanan ringan. 'Nanti kalau dapat yang Rp 1,2 juta lagi, ya untuk modal
lagi. Targetnya nanti buat usaha katering kecil-kecilan."
14

