Page 230 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 JULI 2020
P. 230
Judul KSPI: Darurat PHK Lebih Mendesak daripada RUU Cipta Kerja
Nama Media 24berita.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL http://www.24berita.com/nasional/kspi-darurat-phk-lebih-mendesak-
daripada-ruu-cipta-kerja/345902-berita
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-29 11:38:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Saat ini yang lebih
mendesak dari omnibus law adalah darurat PHK
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Selain terdapat banyak
persoalan yang kemudian ditolak oleh berbagai elemen masyarakat karena mendegradasi
tingkat kesejahteraan, omnibus law didesain sebelum pandemi
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Dengan demikian,
omnibus law bukan solusi untuk mengatasi pendemi
Ringkasan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) Said Iqbal menyesalkan sikap DPR
yang masih terus melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.
Menurut dia, seharusnya DPR fokus pada masalah lain yang lebih penting untuk nasib para
pekerja, yakni terkait masalah pemutusan hubungan kerja ( PHK ).
"Saat ini yang lebih mendesak dari omnibus law adalah darurat PHK," kata Said melalui
keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2020).
KSPI: DARURAT PHK LEBIH MENDESAK DARIPADA RUU CIPTA KERJA
JAKARTA, - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) Said Iqbal menyesalkan
sikap DPR yang masih terus melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta
Kerja.
Menurut dia, seharusnya DPR fokus pada masalah lain yang lebih penting untuk nasib para
pekerja, yakni terkait masalah pemutusan hubungan kerja ( PHK ).
229

