Page 207 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 OKTOBER 2020
P. 207

Judul               Polda Sumbar Minta Buruh Tak Unjuk Rasa di Tengah Pandemi
                Nama Media          republika.co.id
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://republika.co.id/berita/qhp1e4354/polda-sumbar-minta-buruh-
                                    tak-unjuk-rasa-di-tengah-pandemi
                Jurnalis            Bayu Hermawan
                Tanggal             2020-10-05 03:10:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Stefanus Satake Bayu Setianto (Kabid Humas Polda Sumbar) Kami mengimbau agar
              tidak  dilaksanakan  unjuk  rasa.  Selain  berdampak  terganggunya  perekonomian  nasional  juga
              berdampak pada klaster baru Covid-19

              negative - Stefanus Satake Bayu Setianto (Kabid Humas Polda Sumbar) Apabila kita menemukan
              ada provokatornya, akan kami tindak secara tegas



              Ringkasan

              Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengimbau pada buruh tidak melakukan unjuk rasa
              maupun mogok massal di masa pandemi Covid-19. Kabid Humas Polda Sumbar Stefanus Satake
              Bayu Setianto mengatakan adanya potensi unjuk rasa dari buruh berhubungan dengan Undang-
              Undang Cipta Kerja atau  Omnibus Law  yang sebentar lagi akan disahkan anggota dewan di
              Parlemen, Senayan, Jakarta.



              POLDA SUMBAR MINTA BURUH TAK UNJUK RASA DI TENGAH PANDEMI

              PADANG -- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengimbau pada buruh tidak melakukan
              unjuk  rasa  maupun  mogok  massal  di  masa  pandemi  Covid-19.  Kabid  Humas  Polda  Sumbar
              Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan adanya potensi unjuk rasa dari buruh berhubungan
              dengan  Undang-Undang  Cipta  Kerja  atau    Omnibus  Law    yang  sebentar  lagi  akan  disahkan
              anggota dewan di Parlemen, Senayan, Jakarta.

              Polda Sumbar khawatir aksi massa yang dilakukan para buruh dapat memperparah penularan
              covid-19 di Sumbar. "Kami mengimbau agar tidak dilaksanakan unjuk rasa. Selain berdampak
              terganggunya perekonomian nasional juga berdampak pada klaster baru Covid-19," kata Satake
              Bayu, Ahad (4/10).

              Satake  menyebut  Polda  Sumbar  akan  melakukan  pendekatan  humanis  kepada  buruh  dan
              organisasi buruh untuk memberikan pemahaman. Supaya para buruh dapat menahan diri dan
                                                           206
   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212