Page 408 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 408
Judul Airlangga Ajak Akademisi Ambil Peran dalam Program Kartu Prakerja
Nama Media liputan6.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://www.liputan6.com/news/read/4585764/airlangga-ajak-
akademisi-ambil-peran-dalam-program-kartu-prakerja
Jurnalis Muhammad Ali
Tanggal 2021-06-18 20:24:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Civitas akademika Universitas Sebelas
Maret (UNS) Surakarta, dan akademisi secara umum untuk ambil peran dalam program Kartu
Prakerja. Disampaikan Airlangga saat menjadi pembicara dalam Diskusi "Good Governance
Prakerja" dengan Civitas Akademika Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat (18/6/2021).
AIRLANGGA AJAK AKADEMISI AMBIL PERAN DALAM PROGRAM KARTU PRAKERJA
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Civitas akademika Universitas Sebelas
Maret (UNS) Surakarta, dan akademisi secara umum untuk ambil peran dalam program Kartu
Prakerja
Disampaikan Airlangga saat menjadi pembicara dalam Diskusi "Good Governance Prakerja"
dengan Civitas Akademika Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat (18/6/2021).
"Saya mengajak Civitas akademika Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk ambil peran
dalam program ini, karena sesungguhnya misi kita sama mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar
Airlangga.
Selaku Ketua Komite Cipta Kerja, ucap Airlangga, diskusi kali ini sangat penting untuk
mendapatkan masukan dalam menyusun kebijakan dan mengendalikan Program Kartu Prakerja
yaitu mengenai "Good Governance Prakerja".
"Berbicara tentang kebijakan, saya meyakini bahwa kebijakan dan program itu harus beradaptasi
dengan konteks sosial masyarakat," tutur Airlangga dalam keterangannya.
Sebab, bila tercabut dari konteksnya, Ia meyakini kebijakan dan program Kartu Prakerja menjadi
kurang bermakna. Karena sang subjek, yaitu masyarakat, tidak dilibatkan.
Airlangga memaparkan pada 11 April 2020, Program Kartu Prakerja mulai membuka
pendaftaran, dengan kuota sebanyak 200.000 orang. Bentuknya semi-bansos, karena yang
terdampak Pandemi COVID-19, bukan hanya mereka yang terdaftar di DTKS Kementerian Sosial.
407

