Page 415 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 415
Selain itu, terdapat kanal kerja sama lain yang dapat melayani pendaftaran dan pembayaran
iuran, yakni cermati.com dan Agen 46. Sedangkan khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)
di Malaysia dapat melalui Mandiri International Remittance.
"Perlindungan jaminan sosial merupakan kebutuhan yang wajib dimiliki oleh seluruh pekerja baik
penerima upah atau sektor formal, pekerja bukan penerima upah atau informal, maupun Pekerja
Migran Indonesia (PMI). Oleh karena itu, BPJAMSOSTEK selalu berupaya memberikan pelayanan
yang terbaik salah satunya dengan memberikan kemudahan akses untuk pendaftaran dan
pembayaran iuran," ungkap Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin.
Menurutnya, dengan semakin banyaknya pilihan akses pendaftaran dan pembayaran iuran ini,
pastinya makin mempermudah para pekerja untuk memperoleh perlindungan jaminan sosial.
Terlebih, iuran yang dibayarkan cukup terjangkau mulai dari Rp16.800 per bulan.
Dengan terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK, pekerja dapat memperoleh beragam Manfaat,
di antaranya jika terjadi risiko kecelakaan kerja maka akan mendapatkan perawatan dan
pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, bantuan biaya transportasi korban
kecelakaan kerja, santunan pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian sebesar
48 kali upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan
kembali bekerja (return to work).
Ke depan BPJAMSOSTEK juga akan terus melakukan inovasi dan menjalin kerja sama dengan
berbagai pihak untuk memperluas akses layanan bagi pekerja di seluruh Indonesia.
"Dengan dibukanya akses pendaftaran dan pembayaran iuran seluas-luasnya, diharapkan
semakin banyak pekerja yang terlindungi jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK," cetus Zainudin.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Ceger, Cep Nandi
Yunandar mengapresiasi Kantor Pusat BPJAMSOSTEK yang bekerja sama dengan LinkAja.
Langkah tersebut akan semakin memudahkan layanan kepada peserta, terutama dalam
membayar iuran serta calon peserta untuk mendaftar kepesertaan.
"Di era digital seperti sekarang ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat bahwa segala
sesuatunya harus tersedia secara digital. Tak terkecuali terhadap layanan, BPJAMSOSTEK juga
harus menyesuaikan diri hadir dalam digitalisasi," cetusnya.
Cep Nandi berharap jika program Co-Marketing BPJAMSOSTEK juga dapat dikemas secara digital.
Misalnya, dibuatkan marketplace khusus terhadap tempat-tempat usaha yang bekerja sama co-
marketing dengan BPJAMSOSTEK. Dalam marketplace tersebut terdata seluruh mitra co-
marketing BPJAMSOSTEK. Maka, seluruh peserta BPJAMSOSTEK bisa langsung bertransaksi
secara digital dengan fasilitas diskon.
" Marketplace kalau bisa dikelola sendiri atau dikelola oleh vendor asal dapat mewadahi seluruh
mitra co-marketing kita secara utuh tanpa terpisah-pisah. Tujuan marketplace ini untuk
menciptkan supply and demand yang besar antara mitra co-marketing dengan peserta
BPJAMSOSTEK. Saya rasa ini akan luar biasa. Karena kita memiliki pangsa pasar yang luar biasa
besar yaitu seluruh peserta BPJAMSOSTEK. Tentunya dengan cara ini program co-marketing
akan terus bertambah besar karena akan dirasakan manfaatnya yang konkret oleh mitra-mitra
kita," tuturnya.
Cep Nandi yakin dengan memiliki program co-marketing yang besar dan sukses akan semakin
menarik minat calon mitra usaha dan calon peserta BPJAMSOSTEK untuk segera bergabung.
Menurutnya, untuk mencapai kesuksesan itu salah satunya perlu didukung oleh fasilitas digital.
414

