Page 189 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 189

Direktur Pengupahan Ditjen PHI JSK Kemnaker Dinar Titus Jogaswitani mengatakan di tengah
              pademi Covid-19, THR wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya,
              baik perusahaan lama maupun baru. "THR sekurang-kurangnya dibayarkan tujuh hari sebelum
              hari raya," ujarnya pada kesempatan yang sama.

              Dinar menjelaskan pada pademi Covid-19 ini bagi perusahaan yang terkena dampak pademi dan
              tidak mampu membayar THR sesuai dengan waktu yang ditentukan, perusahan tersebut tetap
              wajib membayar THR. Ketentuan bagi perusahaan yang tidak mampu bayar THR tepat waktu,
              maka  perlu  adanya  dialog  antara  pengusaha  dan  pekerja  untuk  kesepakatan  tertulis.
              Kesepakatan  tertulis  dalam  bentuk  perjanjian  antara  pekerja  dengan  pengusaha.  "Perjanjian
              tertulis yang berisi kesepakatan harus dilaporkan perusahaan kepada Dinas Tenaga Kerja paling
              lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan," ujarnya.

              "THR dapat memulihkan ekonomi nasional dari dampak pademi Covid-19, tuturnya." Direktur
              Pengupahan Ditjen PHI JSK mengatakan perusahaan atau pengusaha yagn terlambat membayar
              THR dikenakan denda 5% dari jumlah THR yang dibayarkan kepada para pekerjanya. Denda
              tersebut dikelola dan dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja. "Sedangkan Perusahaan yang
              tidak membayar THR maka ada sanksi yang akan diberlakukan, pembatasan kegiatan usaha,
              penghentian sementara bagi sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan
              usaha," tutupnya.

              Pada kesempatan yang sama, Direktur Komunikasi Korporat, Danone Indonesia Arif Mujahidin
              mengatakan THR merupakan salah satu bentuk dukungan kepada karyawan. "Ketika karyawan
              bahagia, maka produktivitas pun ikut meningkan," ucapnya.











































                                                           188
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194