Page 424 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 OKTOBER 2020
P. 424

positive  -  Teten  Masduki  (Menteri  Koperasi  dan  UKM)  Dan  ini  porsinya  cukup  besar  30%
              teknisnya harus diatur nanti melalui Peraturan Pemerintah. Kami sedang menyiapkan Peraturan
              Pemerintah  pelaksanaan  UU  Cipta  Kerja dan  kami  akan  menggandeng berbagai  pihak  untuk
              mendapatkan masukan yang diharapkan oleh pelaku UMKM dan Koperasi

              positive - Teten Masduki (Menteri Koperasi dan UKM) Pertama yakni pembebasan biaya perizinan
              untuk  usaha  mikro  dan  keringanan  biaya  untuk  usaha  kecil,  jadi  ini  ini  betul-betul  biayanya
              dibebaskan untuk usaha mikro dan kecil, lalu juga sekarang yang perizinanya rumet, sekarang
              perizinan tunggal dengan penyederhanaan prosedur melalui OSS jadi hanya perlu nomor induk
              usaha, ini untuk semua urusan kegiatan usaha

              positive - Teten Masduki (Menteri Koperasi dan UKM) Ini juga harus ditafsirkan sebagai kebijakan
              afirmasi untuk kemudahan kesetaraan koperasi dan UMKM untuk bisa tumbuh kembang seperti
              halnya juga korporasi. Saya kira, kepastian ini kuat karena ini eksplisit dinyatakan dalam UU
              bukan penafsir



              Ringkasan

              Presiden  Joko  Widodo  sudah  menegaskan  bahwa  UU  Cipta  Kerja  sangat  dibutuhkan  untuk
              menciptakan  lapangan  pekerjaan  yang  lebih  luas.  Sebab,  pasca  pandemi  angka  kemiskinan
              berpotensi akan bertambah.

              Bahkan, setiap tahunnya, terdapat 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang akan masuk ke pasar
              tenaga  kerja,  sehingga  dibutuhkan  pertumbuhan  rantai  ekonomi  supaya  penyerapan  tenaga
              kerja semakin besar.


              MENKOP DAN UKM: UU CIPTA KERJA SOLUSI BAGI MASALAH KUMKM,
              PENGANGGURAN, DAN KEMISKINAN

              Presiden  Joko  Widodo  sudah  menegaskan  bahwa  UU  Cipta  Kerja  sangat  dibutuhkan  untuk
              menciptakan  lapangan  pekerjaan  yang  lebih  luas.  Sebab,  pasca  pandemi  angka  kemiskinan
              berpotensi akan bertambah.

              Bahkan, setiap tahunnya, terdapat 2,9 juta penduduk usia kerja baru yang akan masuk ke pasar
              tenaga  kerja,  sehingga  dibutuhkan  pertumbuhan  rantai  ekonomi  supaya  penyerapan  tenaga
              kerja semakin besar.

              Banyak juga yang mengatakan UU Cipta Kerja mempermudah usaha besar. Tapi faktanya, 99%
              pelaku usaha di Indonesia UMKM dengan penyerapan tenaga kerja sampai 97%.

              "Dengan diberikan berbagai kemudahan dari hulu hingga hilir untuk UMKM dan koperasi, maka
              saya optimistis untuk UMKM dalam penyerapan tenaga kerja akan semakin besar," kata Menteri
              Koperasi dan UKM Teten Masduki, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

              Bahkan, Teten menekankan bahwa dengan UU tersebut, UMKM bisa tumbuh dan berkembang.
              "Yang jelas, UU Cipta Kerja akan mampu menjawab masalah-masalah utama yang selama ini
              dihadapi UMKM," tegas Teten.
              Misalnya,  akses  kepada  pembiayaan  dipermudah,  karena  selama  ini  akses  UMKM  kepada
              perbankan masih 11%.

              "Karena itu, dalam UU Cipta Kerja UMKM dipermudah untuk mengakses perbankan. Bahkan,
              kegiatan usaha itu bisa dijadikan agunan untuk memperoleh pembiayaan," kata Teten.
                                                           423
   419   420   421   422   423   424   425   426   427   428   429