Page 401 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 401

posko utama pengaduan  THR  ada di Jakarta. "Posko  THR  Kemenaker berada di Jakarta.
              karena ada di Jakarta maka yang banyak memanfaatkan adalah teman teman yang berada di
              sekitar  Jakarta  atau Jabodetabek," ujar Ida, Jakarta, Rabu (12/5/2021).



              BURUH DKI JAKARTA PALING BANYAK ADUKAN THR 2021

              Jakarta -  Menteri Ketenagakerjaan  Ida Fauziyah  mengatakan, pekerja di  DKI Jakarta  dan
              sekitarnya paling banyak mengadukan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) 2021. Hal tersebut
              karena posko utama pengaduan  THR  ada di Jakarta.

              "Posko    THR    Kemenaker  berada  di  Jakarta.  karena  ada  di  Jakarta  maka  yang  banyak
              memanfaatkan adalah teman teman yang berada di sekitar  Jakarta  atau Jabodetabek," ujar
              Ida, Jakarta, Rabu (12/5/2021).
              Sanksi yang akan diberikan kepada pengusaha yang lalai memberikan hak karyawannya akan
              dijalankan setelah melalui rangkaian pemeriksaan. Adapun beberapa sanksi yang akan diberikan
              antara lain pemberian teguran tertulis dan pembekuan usaha.

              "Sanksi adalah langkah terakhir setelah pemeriksaan pengawas, bisa berupa teguran tertulis,
              penghentian sementara kegiatan usaha dan pembekuan usaha. inwi sudah diatur dan dilakukan
              pemeriksaan oleh pengawas tenaga kerja," kata Ida.

              Dalam menyelesaikan persoalan THR, pihaknya merencanakan pada minggu pertama setelah
              Idulfitri  akan  melaksanakan  rapat  koordinasi  dengan  mengundang  seluruh  Kepala  Dinas
              Ketenagakerjaan Provinsi atau Kabupaten/Kota dan Tim Posko THR untuk melakukan evaluasi.

              "Evaluasi pertama, melihat perkembangan tindak lanjut penanganan pengaduan oleh daerah.
              Kedua, merumuskan rencana tindak lanjut dan rekomendasi pengenaan sanksi," ujar dia.

              Ida menambahkan, hadirnya Posko  THR  2021 merupakan komitmen Pemerintah untuk menjaga
              situasi ketenagakerjaan yang kondusif sebagai bagian untuk mempercepat pemulihan ekonomi
              Nasional.  Pembayaran  THR  penuh  dan  tepat  waktu  akan  berdampak  terhadap  pemulihan
              ekonomi nasional.

              "Oleh karena itu Pemerintah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada perusahaan-
              perusahaan yang telah menunaikan kewajibannya membayar THR kepada pekerja/buruh secara
              penuh dan tepat waktu," tandasnya.

              Anggun  P.Situmorang    Merdeka.com    Sebelumnya,  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker),  Ida
              Fauziyah, mengungkapkan berdasarkan laporan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan
              2021 Kemnaker sejak 20 April hingga 12 Mei, tercatat ada 2.897 laporan. Jumlah ini terdiri dari
              692 konsultasi dan 2.205 pengaduan THR.

              "Dari data tersebut telah kita lakukan verifikasi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan
              data,  duplikasi  aduan  dan  repetisi  yang  melakukan  pengaduan,  maka  diperoleh  data  aduan
              sejumlah 977," ungkap Ida dalam konferensi pers pada Rabu, 12 Mei 2021.

              Topik konsultasi yang dilaporkan masyarakat ke Posko THR 2021, menyangkut lima isu yaitu:a.
              THR bagi pekerja yang mengundurkan dirib. THR bagi pekerja yang selesai kontrak kerjanyac.
              THR bagi pekerja yang dirumahkand. Perhitungan THR Bagi Pekerja yang upahnyadisesuaikan
              pada  masa  pandemie.  THR  Bagi Pekerja yang berstatus  hubunganKemitraan  (ojek  dan  taksi
              online).

              Sedangkan  isu  yang  terkait  dengan  pengaduanadalah:a.THR  dibayar  dicicil  oleh
              perusahaanb.THR  dibayarkan  50  persen  (20-  50  persen)c.  THR  dibayar  tidak  penuh  karena
                                                           400
   396   397   398   399   400   401   402   403   404   405   406