Page 404 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 404

Laporan  itu  dihimpun  Posko  THR  Kemnaker  sejak  20  April  hingga  hari  ini.  Menteri
              Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan dari 2.205 aduan soal pembayaran THR, sudah ada
              977 aduan yang akan diteruskan ke daerah.

              "Dari 20 April hingga 12 Mei, kami mencatat ada 2897 laporan, terdiri dari 692 konsultasi soal
              THR, dan 2205 pengaduan THR. Dari data itu setelah diverifikasi dan validasi, maka diperoleh
              977 aduan yang akan diteruskan," ungkap Ida dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/5/2021).

              Ida  menyebutkan  beberapa  aduan  terbanyak  yang  masuk  ke  pihaknya.  Salah  satu  aduan
              terbanyak adalah THR tidak dibayarkan karena dampak COVID-19 kepada perusahaan.

              "Isu pengaduan adalah tentang THR yang dibayar dicicil, THR yang dibayar 50%, THR yang
              dibayar tidak penuh karena pemotongan gaji, THR tidak dibayarkan sebulan gaji, dan THR tidak
              dibayar karena COVID-19," papar Ida.

              Sementara itu, dari 997 aduan yang diteruskan ke pemerintah daerah, Ida menjelaskan saat ini
              sebanyak 352 aduan sudah diatensi pemerintah daerah. Selanjutnya laporan aduan THR itu akan
              ditindaklanjuti.

              "Hal ini akan diteruskan ke Kadisnaker daerah di Indonesia, kami kirim ada 997 aduan yang
              sudah diverifikasi dan validasi. Sudah diatensi ke Disnaker daerah-daerah sebanyak 352," ungkap
              Ida.

              Proses penyelesaian aduan akan dilakukan bekerja sama dengan Disnaker Daerah dan pengawas
              ketenagakerjaan. Usai laporan aduan THR diterima, pengawas ketenagakerjaan akan melakukan
              pemeriksaan  ke  perusahaan  terkait.  Nantinya  akan  ada  dua  kali  nota  pemeriksaan  yang
              dilakukan  pengawas  ketenagakerjaan.  Setelah  pemeriksaan  dilakukan,  nantinya  akan  ada
              rekomendasi terkait pengenaan sanksi ke perusahaan.

              "Proses penyelesaian akan dilakukan pemeriksaan oleh pengawas ketenagakerjaan, kemudian
              diberikan nota pemeriksaan sebanyak dua kali ke perusahaan dengan jangka waktu paling lama
              30 hari. Baru setelah itu diberikan rekomendasi terkait pengenaan sanksinya," terang Ida.





































                                                           403
   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409