Page 211 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 211
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan, jika penanganan laporan
tentang Tunjangan Hari Raya (THR) sudah terselesaikan hingga 97%. Laporan tersebut terhitung
dari 20 April hingga 5 mei 2021. "Alhamdulillah kami sudah selesaikan 97 persen, tiga persen
sedang proses. Per 20 April hingga 5 Mei 2021, konsultasi THR ada 543 laporan dan pengaduan
ada 739 laporan," ujar Menaker Ida Fauziyah.
ADUAN KE POSKO THR SUDAH BERES 97%, PEKERJA BERHAK TAHU KONDISI
KEUANGAN PERUSAHAAN
Aduan ke Posko THR Sudah Beres 97%, Pekerja Berhak Tahu Kondisi Keuangan Perusahaan
Anto Kurniawan Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:29 WIB
Posko THR tidak hanya di Kementerian Ketenagakerjaan saja, tapi ada di 34 provinsi dan
kabupaten/kota se-Indonesia. Foto/Ilustrasi JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida
Fauziyah mengungkapkan, jika penanganan laporan tentang Tunjangan Hari Raya (THR) sudah
terselesaikan hingga 97%. Laporan tersebut terhitung dari 20 April hingga 5 mei 2021.
"Alhamdulillah kami sudah selesaikan 97 persen, tiga persen sedang proses. Per 20 April hingga
5 Mei 2021, konsultasi THR ada 543 laporan dan pengaduan ada 739 laporan," ujar Menaker Ida
Fauziyah.
Lebih lanjut Ia menjelaskan, posko THR tidak hanya di Kementerian Ketenagakerjaan saja, tapi
ada di 34 provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Selain itu layanan yang disediakan bukan
hanya tatap muka namun secara online atau lewat call center 1500 630.
"Jadi teman-teman buruh atau pengusaha yang ingin berkonsultasi menyampaikan pengaduan,
tidak hanya dilakukan di Kemnaker tapi bisa di seluruh provins," kata dia.
THR Cair Picu Kepadatan di Mal, Awas Jangan Abaikan Prokes! Hajar Aswad, Batu Indah di
Kakbah yang Dicium Nabi Muhammad SAW "Karena pandemi layanan bisa dilakukan melalui call
center atau online. Memang ada layanan tatap muka tapi teman-teman lebih suka layanan online
atau call center," imbuhnya.
Mantan anggota DPR RI itu juga mengungkapkan, jika karyawan atau buruh berhak mengetahui
kondisi keuangan. Hal tersebut untuk mengetahui apakah perusahaan menghalami kesulitan
finansial, terlebih di masa pandemi.
"Sebenernya untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan sehat atau tidak maka bisa dibaca
dari laproan keuangan. Di situ bisa dilihat aset, modal, penjualan, keuntungan, biaya. Semua
yang ada di perusahaan berhak mengetahuinya, termasuk pekerja atau buruh," ujar Menaker
Ida.
Menurutnya, jika ada perusahaan yang kesulitan dalam membayar gaji atau THR. Maka
perusahaan harus menyampaikan laporan keuangan selama dua tahun ke belakang.
"Dari situ, kami minta dilakukan dialog secara bipartite, antara pengusaha dan pekerja dilakukan
secara kekeluargaan, secara terbuka. Dialog sosial itu kunci," jelas Ida.
Ida mengatakan, banyak persoalan-persoalan rumit bisa terselesaikan karena dilakukan dialog
secara kekeluargaan. Dialog sosial sangat efektif untuk menatasi berbagai persoalan di
perusahaan.
210

