Page 208 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 208

Ringkasan

              Penanganan  laporan  tentang  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Lebaran  2021  sudah  terselesaikan
              hingga 97 persen. Laporan tersebut terhitung dari 20 April hingga 5 Mei 2021. Berita terkait
              Sanksi  Tegas  Di  Depan  Mata  Bagi  Perusahaan  Yang  Belum  Bayar  THR  Karyawan  Kawal
              Perjalanan Bangsa, Ketua DPD RI Ingin Satukan Seluruh Elemen Masyarakat Tak Terima THR
              Secara Penuh, ASN Jabar Diminta Emil Tunjukkan Sikap Bela Negara "Alhamdulillah kami sudah
              selesaikan 97 persen, tiga persen sedang proses. Per 20 April hingga 5 Mei 2021, konsultasi THR
              ada 543 laporan dan pengaduan ada 739 laporan," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah,
              Sabtu (8/5).



              KEMNAKER SUDAH TUNTASKAN 97 PERSEN ADUAN THR, SELEBIHNYA SEDANG
              PROSES

              Kemnaker Sudah Tuntaskan 97 Persen Aduan THR, Selebihnya Sedang Proses Laporan:  Faisal
              Aristama  Sabtu,  08  Mei  2021,  21:59  WIB  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah/Net
              Penanganan  laporan  tentang  Tunjangan  Hari  Raya  (THR)  Lebaran  2021  sudah  terselesaikan
              hingga 97 persen. Laporan tersebut terhitung dari 20 April hingga 5 mei 2021.

              Berita terkait Sanksi Tegas Di Depan Mata Bagi Perusahaan Yang Belum Bayar THR Karyawan
              Kawal Perjalanan Bangsa, Ketua DPD RI Ingin Satukan Seluruh Elemen Masyarakat Tak Terima
              THR Secara Penuh, ASN Jabar Diminta Emil Tunjukkan Sikap Bela Negara "Alhamdulillah kami
              sudah  selesaikan  97  persen,  tiga  persen  sedang  proses.  Per  20  April  hingga  5  Mei  2021,
              konsultasi  THR  ada  543  laporan  dan  pengaduan  ada  739  laporan,"  kata  Menteri
              Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, Sabtu (8/5).

              Dia menjelaskan posko THR tidak hanya di Kementerian Ketenagakerjaan saja, tapi ada di 34
              provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Selain itu layanan yang disediakan bukan hanya
              tatap muka, namun secara online atau lewat call center 1500 630.

              "Jadi teman-teman buruh atau pengusaha yang ingin berkonsultasi menyampaikan pengaduan,
              tidak hanya dilakukan di Kemnaker tapi bisa di seluruh provinsi," kata dia.

              "Karena pandemi layanan bisa dilakukan melalui call center. Memang ada layanan tatap muka
              tapi teman-teman lebih suka layanan online atau call center," imbuh Menteri Ida.

              Mantan anggota DPR itu juga mengungkapkan jika karyawan atau buruh berhak mengetahui
              kondisi keuangan.  Hal  tersebut  untuk  mengetahui  apakah  perusahaan  menghalami  kesulitan
              finansial, terlebih di masa pandemi.

              "Sebenernya untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan sehat atau tidak maka bisa dibaca
              dari laproan keuangan. Di situ bisa dilihat aset, modal, penjualan, keuntungan, biaya. Semua
              yang ada di perusahaan berhak mengetahuinya, termasuk pekerja atau buruh," ujar dia.

              Menurutnya,  jika  ada  perusahaan  yang  kesulitan  dalam  membayar  gaji  atau  THR.  Maka
              perusahaan harus menyampaikan laporan keuangan selama dua tahun ke belakang.

              "Dari situ, kami minta dilakukan dialog secara bipartite, antara pengusaha dan pekerja dilakukan
              secara kekeluargaan, secara terbuka. Dialog sosial itu kunci," jelas Menteri Ida.

              Politisi  PKB  itu  mengatakan,  banyak  persoalan-persoalan  rumit  bisa  terselesaikan  karena
              dilakukan  dialog  secara  kekeluargaan.  Dialog  sosial  sangat  efektif  untuk  mengatasi  berbagai
              persoalan di perusahaan.



                                                           207
   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213