Page 293 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 293

Oleh karena itu, memasuki masa rentang waktu H-7 Lebaran 2021 ini, Kemnaker memperkuat
              aspek pengawasan dan penegakan hukum untuk memasikan pembayaran THR lancar sesuai
              ketentuan.

              "Sebelumnya  kami  konsentrasi  pada  layanan  informasi  dan  konsultasi  terkait  THR,  maka
              sekarang kami memperkuat aspek pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran
              aturan THR," kata Ida Fauziyah melalui keterangannya, Sabtu (8/5).

              Ida Fauziyah meminta para gubernur, wali kota dan bupati turun tangan langsung menyelesaikan
              setiap pengaduan yang masuk ke Posko THR yang telah dibentuk. Dia juga meminta para kepala
              daerah itu tidak segan-segan memberikan sanksi sesuai kewenangan apabila terjadi pelanggaran
              aturan THR.

              Posko THR Keagamaan 2021 Kemnaker mencatat ada 1569 laporan yang masuk selama kurun
              waktu 20 April sampai dengan 6 Mei 2021. Jumlah tersebut terdiri dari 670 konsultasi dan 899
              pengaduan THR. Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR
              2021 diantaranya adalah ritel, jasa keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas,
              alat kesehatan, industri makanan dan minuman dan lain-lain.

              Beberapa permasalahan pembayaran THR yang diadukan antara lain tidak dibayar sama sekali,
              dibayar sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar bukan
              dalam bentuk uang dan perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi Covid-19.

              Sekretaris  Jenderal  Kemnaker  Anwar  Sanusi  mengatakan  bahwa  pihaknya  mengerahkan
              Pengawas  Ketenagakerjaan  yang  berada  di  tingkat  pusat  dan  daerah  untuk  mengawasi
              pelaksanaan pembayaran THR.

              "Kami  langsung  menindaklanjuti  pengaduan  dalam  Posko  THR  secara  periodik,  kemudian
              langsung  berkoordinasi  dengan  DinasKetenagakerjaan  untuk  memerintahkan  Pengawas
              Ketenagakerjaan melakukan pemeriksaan pelaksanaan THR," katanya.
              Anwar Sanusi menambahkan, Ditjen Binwasnaker dan K3 pagi tadi telah melakukan koordinasi
              dengan  seluruh  kepala  Dinas  Ketenagakerjaan,  Pengawas  Ketenagakerjaan  dan  mediator  di
              seluruh Indonesia secara virtual untuk mengoordinasikan langkah-langkah penegakan hukum
              pelaksanaan THR.
              Anwar  Sanusi  menyampaikan,  bagi  perusahaan  yang  terdampak  Covid-19  dan  tidak  mampu
              memenuhi pembayaran THR didorong melakukan dialog dengan tetap mengacu pada peraturan
              perundangan. Dia mengingatkan Pengawas Ketenagakerjaan di setiap provinsi, apabila terdapat
              perusahaan yang tidak mampu membayarkan THR tujuh hari sebelum Lebaran maka harus ada
              kesepakatan tertulis bipartit antara pengusaha dan pekerja untuk jangka waktu pembayarannya.
              Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis juga harus didukung dengan bukti laporan keuangan
              dua  tahun  terakhir  dan  memuat  waktu  pembayaran  THR  Keagamaan  dengan  syarat  paling
              lambat dibayar sehari (H-1) sebelum Lebaran.

              "Dalam hal THR keagamaan tidak dibayar sesuai kesepakatan dan atau kesepakatan pembayar
              THR di bawah ketentuan perundang-undangan, maka pengawas akan melakukan pengawasan
              pelaksanaan pembayaran THR, berupa nota pemeriksaan sampai dengan rekomendasi kepada
              pejabat berwenang pada kementerian/lembaga atau daerah setempat untuk pengenaan sanksi
              administratifnya," jelasnya.
              Anwar  Sanusi  juga  mengingatkan  bahwa  terdapat  denda  bagi  pengusaha  yang  terlambat
              membayar  THR  keagamaan  sebesar  lima  persen  dari  total  THR  yang  harus  dibayar  sejak
              berakhirnya  batas  waktu  kewajiban  pengusaha  untuk  membayar.  Pengusaha  yang  tidak
              membayar THR dalam waktu yang ditentukan juga dapat dikenakan sanksi administratif sesuai
              ketentuan  peraturan  perundang-undangan.  Sanksi  tersebut  dapat  berupa  teguran  tertulis,
                                                           292
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298