Page 477 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 477

Dia juga mengingatkan Pengawas Ketenagakerjaan di setiap provinsi, jika terdapat perusahaan
              yang  tidak  mampu  membayarkan  THR  tujuh  hari  sebelum  hari  raya,  maka  harus  ada
              kesepakatan tertulis bipartit antara pengusaha dan pekerja untuk jangka waktu pembayarannya.

              Kesepakatan tersebut dibuat secara tertulis juga harus didukung dengan bukti laporan keuangan
              2 tahun terakhir dan memuat waktu pembayaran THR Keagamaan dengan syarat paling lambat
              dibayar sehari (H-1) sebelum Hari Raya Lebaran.

              "Dalam hal THR keagamaan tidak dibayar sesuai kesepakatan dan atau kesepakatan pembayar
              THR di bawah ketentuan perundang-undangan, maka pengawas akan melakukan pengawasan
              pelaksanaan pembayaran THR, berupa nota pemeriksaan sampai dengan rekomendasi kepada
              pejabat berwenang pada kementerian/lembaga atau daerah setempat untuk pengenaan sanksi
              administratifnya," kata Anwar.

              Anwar  juga  mengingatkan  terdapat  denda  bagi  pengusaha  yang  terlambat  membayar  THR
              keagamaan sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu
              kewajiban pengusaha untuk membayar.

              "Pengusaha  yang  tidak  membayar  THR  dalam  waktu  yang  ditentukan  juga  dapat  dikenakan
              sanksi  administratif  sesuai  ketentuan  peraturan  perundang-undangan.  Sanksi  tersebut  dapat
              berupa  teguran  tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara  sebagian  atau
              seluruh alat produksi, serta pembekuan kegiatan usaha," tegasnya.

              Editor : Jujuk Ernawati.















































                                                           476
   472   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482