Page 521 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 521
Judul Menaker Gelontorkan Rp 29 Miliar untuk Bangun Balai Latihan Kerja di
Kepri
Nama Media kumparan.com
Newstrend BLK di Batam
Halaman/URL https://kumparan.com/kepripedia/menaker-gelontorkan-rp-29-miliar-
untuk-bangun-balai-latihan-kerja-di-kepri-1vhN8r15c0V
Jurnalis kepripedia
Tanggal 2021-05-07 17:36:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Tenaga Kerja dipastikan membangun pusat balai latihan kerja (BLK) di. BLK
tersebut nantinya berlokasi di Batam dan Karimun selama tiga tahap. Untuk tahap pertama
dilaksanakan tahun 2021 ini dengan anggaran Rp 29 miliar. Demikian dikatakan Gubernur Ansar
Ahmad seusai pertemuan dengan Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah, di Jakarta, Jumat
(7/5).
MENAKER GELONTORKAN RP 29 MILIAR UNTUK BANGUN BALAI LATIHAN KERJA
DI KEPRI
Kementerian Tenaga Kerja dipastikan membangun pusat balai latihan kerja (BLK) di. BLK
tersebut nantinya berlokasi di Batam dan Karimun selama tiga tahap. Untuk tahap pertama
dilaksanakan tahun 2021 ini dengan anggaran Rp 29 miliar.
Demikian dikatakan Gubernur Ansar Ahmad seusai pertemuan dengan Menteri Tenaga Kerja RI,
Ida Fauziah, di Jakarta, Jumat (7/5).
"Alhamdulillah kita dapat bantuan gedung BLK dari Kementerian Tenaga Kerja. Tadi Bu Menteri
sudah menjelaskan semuanya kepada kita tentang realisasi pembangunan gedung BLK di Kepri,
yang akan dilaksanakan melalui tiga tahap," jelas Ansa.
Tidak hanya membangun gedung BLK tetapi menaker nantinya menyediakan sarana dan fasilitas
pendukung, serta instruktur profesional yang penganggarannya ditanggung oleh Kementerian
Tenaga Kerja.
"Kalau BLK ini selesai, tentu kita sangat berharap program vocational training di Kepri akan
berjalan dengan baik. Output pelatihan dari BLK juga menciptakan masyarakat pencari kerja
yang berpengetahuan dan berketerampilan memadai. Di sisi lain juga, memiliki sikap dan
perilaku yang baik, jujur, ikhlas, tekun, ulet, serta disiplin dan bertanggungjawab," harap Ansar.
520

