Page 525 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 525

Judul               Jelang Lebaran, Puluhan Karyawan PT SMOE Indonesia Di-PHK Sepihak
                Nama Media          batamxinwen.com
                Newstrend           Pemutusan Hubungan Kerja
                Halaman/URL         https://www.batamxinwen.com/jelang-lebaran-puluhan-karyawan-pt-
                                    smoe-indonesia-di-phk-sepihak/
                Jurnalis            BATAMXINWEN
                Tanggal             2021-05-07 17:19:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen Binapenta
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Sebanyak 30 orang karyawan PT SMOE Indonesia, Kabil, Batam tengah mengalami nasib miris.
              Menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H yang seharusnya mendapatkan Tunjangan Hari
              Raya  (THR)  malah  mendapat  Pemutusan  Hubungan  Kerja  (PHK)  secara  sepihak  oleh  pihak
              perusahaan pada Jumat (30/4/2021) lalu.



              JELANG LEBARAN, PULUHAN KARYAWAN PT SMOE INDONESIA DI-PHK SEPIHAK

              Batam - Sebanyak 30 orang karyawan PT SMOE Indonesia, Kabil, Batam tengah mengalami nasib
              miris.

              Menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H yang seharusnya mendapatkan Tunjangan Hari
              Raya  (THR)  malah  mendapat  Pemutusan  Hubungan  Kerja  (PHK)  secara  sepihak  oleh  pihak
              perusahaan pada Jumat (30/4/2021) lalu.
              Tak terima atas hal itu, sebanyak 30 orang karyawan itu akhirnya mengadu ke Komisi IV DPRD
              Kota Batam untuk memperjuangkan hak-haknya.

              Sebelum  itu,  mereka  juga  sudah  melaporkan  perselisihan  hubungan  kerja  ini  ke  Dinas
              ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam.

              "Kita  sudah  melaporkan  hal  ini  ke  Disnasker  Batam,  tapi  mereka  menyarankan  kami  untuk
              melakukan pertemuan secara persuasif kepada pihak perusahaan," kata Sofian yang mewakili
              puluhan pekerja itu di Lobby DPRD Kota Batam, Jumat (7/5/2021).

              "Sebelumnya, kita juga sudah ada pertemuan terhadap manajemen perusahaan, namun hingga
              kini belum juga ada titik terang," tambahnya.
              Sofian menjelaskan, pihaknya di PHK terhitung sejak 30 April 2021 lalu. Sementara surat PHK
              dikeluarkan oleh manajemen perusahaan satu hari sebelumnya, yakni pada tanggal 29 April 2021
              lalu.



                                                           524
   520   521   522   523   524   525   526   527   528   529   530