Page 523 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 523
Judul Tidak Mampu Membayar THR Penuh, Beberapa Pengusaha Mengaku
Pasrah
Nama Media kabarlumajang.pikiran-rakyat.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://kabarlumajang.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-
421883420/tidak-mampu-membayar-thr-penuh-beberapa-pengusaha-
mengaku-pasrah
Jurnalis Yahya Basit
Tanggal 2021-05-07 17:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Anton
J.Supit mengatakan bahwa beberapa pengusaha di sejumlah sektor masih mengalami kesulitan
untuk membayar THR (Tunjangan Hari Raya) secara penuh bagi karyawannya. Dilansir
KabarLumajang.com dari laman Antara, ia mengatakan bahwa pihaknya pasrah jika nantinya
ada perusahaan yang dikenakan denda dan sanksi administrasi yang sesuai dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 mengenai Pengupahan.
TIDAK MAMPU MEMBAYAR THR PENUH, BEBERAPA PENGUSAHA MENGAKU PASRAH
KABAR LUMAJANG - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan
Industrial Anton J.Supit mengatakan bahwa beberapa pengusaha di sejumlah sektor masih
mengalami kesulitan untuk membayar THR (Tunjangan Hari Raya) secara penuh bagi
karyawannya.
Dilansir KabarLumajang.com dari laman Antara, ia mengatakan bahwa pihaknya pasrah jika
nantinya ada perusahaan yang dikenakan denda dan sanksi administrasi yang sesuai dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 mengenai Pengupahan.
"Terserah pemerintah, katanya ada sanksi. Silakan saja untuk pemerintah yang mengurus karena
masalah ini sudah di luar kemampuan kami," kata Anton.
Sebelumnya, Pemerintah telah mengeluarkan melalui Surat Edaran Menaker RI Nomor
M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan tahun 2021 bagi
Pekerja/Buruh di Perusahaan. Pembayaran THR harus sesuai dengan ketentuan Undang-Undang
Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker
Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
Menurut Anton bagi perusahaan yang terdampak Covid-19 dan tidak mampu memberikan THR
2021 sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Dalam edaran yang sudah dikeluarkan
522

