Page 212 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 212

menyesuaikan kondisi perusahaan masing-masing. Jika ada kebijakan dari perusahaan tentunya
              sudah  dilakukan  pembicaraan  dan  kesepakatan  dengan  karyawan.  Sementara  itu,  Ketua
              Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati
              mengatakan  pembayaran  THR  oleh  industri  pariwisata  masih  berat  karena  setahun  terakhir
              pelaku pariwisata berada dalam kondisi yang tidak ada pemasukan. Sedangkan, beban untuk
              membayar  gaji  bulanan  karyawan  disiasati  dengan  melakukan  unpaid  leave.  Kalau  di  Bali
              khususnya di industri jasa pariwisata, saya kira pemahaman antara pengusaha maupun pekerja
              sudah terjalin dengan baik


              Ringkasan

              Kementerian  Ketenagakerjaan  meminta  kepada  para  kepala  daerah  memastikan  perusahaan
              membayar Tunjangan Hari Raya 2021 kepada pekerja sesuai peraturan perundang-undangan.
              Sejumlah  daerah  telah  menyiapkan  langkah  agar  pekerja  menerima  tunjangan  keagamaan
              tersebut.



              PEMDA FASILITASI PEKERJA DAPAT THR

              Bisnis,  JAKARTA  ---  Kementerian  Ketenagakerjaan  meminta  kepada  para  kepala  daerah
              memastikan perusahaan membayar Tunjangan Hari Raya 2021 kepada pekerja sesuai peraturan
              perundang-undangan.  Sejumlah  daerah  telah  menyiapkan  langkah  agar  pekerja  menerima
              tunjangan keagamaan tersebut.

              Pemerintah mewajibkan perusahaan-per-usahaan di Tanah Air untuk membayarkan tunjangan
              hari raya (THR) 2021 secara penuh kepada pekerja paling lambat 7 hari sebelum hari H dengan
              opsi penyesuaian bagi yang tidak mampu melalui perundingan secara bipartit.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan  bagi  perusahaan  yang  melakukan
              perundingan secara bipartit, pemerintah memberikan waktu hingga H-l sebelum Lebaran untuk
              melakukan pembayaran dan memberikan sebelumnya laporan terkait kepada pemerintalh.

              "Meminta  kepada  perusahaan  agar  dapat  membuktikan  kemampuan  untuk  membayar  THR
              keagamaan 2021 secara tepat waktu kepada pekerja  berdasarkan laporan keuangan perusahaan
              yang transparan," ujar Ida dalam konferensi pers virtual, Senin (12/4).
              Dalam  kebijakan  yang  dituangkan  dalam  SE  No.  M6/HK.04/  IV/2021  tentang  pelaksanaan
              pemberian THR, pemerintah daerah diminta memastikan kesepakatan pembayaran THR tidak
              menghilangkan kewajiban pengusaha dalam membayarkan kewajiban. Hasil kesepakatan bipartit
              tersebut harus dilaporkan kepada pemerintah paling lambat 7 hari sebelum Lebaran, tennasuk
              laporan keuangan 2 tahun terakhir.

              Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan sudah menugaskan Kepala Dinas
              Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Jatim  untuk  bersinergi  dengan  Serikat  Pekerja  (SP)  dalam
              pengawasan pelaksanaan pembayaran THR dan melaporkan hasil pengawasannya.

              "THR ini sudah diatur dalam Permenaker No. 6/2016 dan harus dipatuhi seluruh perusahaan/
              industri," katanya, Senin (12/4).

              Dia  meminta  agar  seluruh  perusahaan  di  Jatim  tidak  lepas  tangan  terhadap  kewajiban  THR
              kepada para buruh dan karyawan bahkan untuk pekerja yang dirumahkan atau bahkan dalam
              proses PHK masih berhak mendapatkan THR.



                                                           211
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217