Page 274 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 274

Namun Kemnaker juga memberikan alternatif bagi perusahaan yang terdampak pandemi Covid-
              19 yang disampaikan langsung oleh Menaker Ida Fauziyah pada konferensi pers virtual, Senin
              (12/4/2021).

              "Penundaan pembayaran THR bagi perusahaan terdampak pandemi paling lambat sehari jelang
              hari raya," ujar Menaker dalam paparannya.

              Ida menegaskan bahwa masalah THR turut dibahas dalam LKS Tripartit Nasional yang terdiri
              dari unsur pengusaha, pekerja/buruh, dan pemerintah.

              Kemnaker mendorong diadakannya dialog bipartit bagi perusahaan terdampak pandemi yang
              tidak mampu membayarkan THR 2021 sebagaimana peraturan yang telah ditetapkan.

              Dialog  dilakukan  untuk  menyepakati  pembayaran  THR  paling  lambat  sehari  jelang  hari  raya
              keagamaan tiba.
              "Saya ingin menyampaikan bahwa SE ini berdasarkan masukan, termasuk masukan dari teman-
              teman  di  LKS  Tripartit.  Jadi  tugasnya  LKS  Tripartit  itu  memberikan  saran  dan  masukan  lalu
              Kemnaker mengolah masukan tersebut," ujarnya.

              Ida mengatakan bahwa pihaknya di Kemnaker pada prinsipnya sudah menampung masukan-
              masukan di Tripartit nasional.

              Kelonggarannya diberikan hanya sampai tibanya hari raya, itu pun didasarkan atas pembicaraan
              bipartite  antara  pengusaha  dan  pekerja  dengan  semangat  kekeluargaan  dan  menyampaikan
              kondisi laporan keuangan internal perusahaan.

              Kesepakatan dibuat secara tertulis dengan syarat THR paling lambat dibayar sebelum hari raya
              keagamaan tahun 2021 berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan.

              "Laporan keuangan yang menyatakan tidak mampu selama 2 tahun terakhir," kata Ida Selain
              itu, Kemnaker juga menyiapkan skema denda maupun sanksi bagi perusahaan yang terlambat
              membayar THR Keagamaan 2021.

              Pengusaha  yang  terlambat  membayar THR  keagamaan  kepada  pekerja/buruh  dikenai  denda
              sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban
              pembayaran.
              Terkait dengan sanksi, pengusaha yang tidak membayar THR 2021 tepat waktu akan dikenakan
              sanksi  administrasi  sesuai  ketentuan  peraturan  pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              pengupahan.

              Di  antaranya  berupa  teguran  tertulis,  pembatasan  kegiatan  usaha,  penghentian  sementara
              sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan usaha.

              Ida menegaskan pengenaan denda maupun sanksi tidak menghilangkan kewajiban pengusaha
              untuk tetap membayar THR keagamaan pada pekerja/buruh.

              Karena  THR  merupakan  pendapatan  non  upah  yang  wajib  dibayar  oleh  pengusaha  kepada
              pekerja/buruh.
              "Diperlukan komitmen bagi para pengusaha untuk membayar THR secara penuh dan tepat waktu
              kepada para pekerja dan buruh," kata Ida.

              ( # Kemenaker # Tunjangan Hari Raya (THR) # Ida Fauziyah.



                                                           273
   269   270   271   272   273   274   275   276   277   278   279