Page 402 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 402

M/6/HK.04/VI/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
              2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
              "Isi surat edaran Menaker juga memuat kemudahan bagi perusahaan yang masih terdampak
              Covid-19.  Di  mana  nilai  THR  dan  sistem  pembayarannya  harus  dirundingkan  secara  bipartit
              dengan serikat pekerja dan/atau perwakilan buruh jika di perusahan tidak ada serikat pekerja,"
              kata Said Iqbal, Senin (12/4).

              "Dalam  perundingan  itu,  perusahaan  yang  terdampak  Covid-19  wajib  membuktikan
              ketidakmampuannya kepada buruh, dengan berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan
              yang transparan," lanjutnya.

              Namun demikian, tegas Said Iqbal, ketidakmampuan perusahaan tidak boleh menjadi alasan
              untuk tidak membayar THR. Bagi pengusaha yang tidak mempu, paling lambat H-1 sebelum hari
              raya harus sudah menyelesaikan pembayaran THR.

              KSPI dan buruh Indonesia meminta Kemnaker untuk bersikap tegas dalam penegakkan aturan
              sebagaimana isi surat edaran Menaker. "Jangan ada lagi perusahaan yang membayar THR dicicil
              dan tidak lunas hingga akhir Desember tahun berjalan. Karena faktanya, banyak perusahaan
              yang belum melunasi THR tahun 2020," tegasnya.

              KSPI  juga  mendesak  Menaker  untuk  meningkatkan  peran  posko  THR-nya  dengan  pro  aktif
              melalui Dinas Tenaga Kerja di daerah memeriksa apakah pengusaha sudah membayar THR 2021
              atau belum. Shingga surat edaran Menaker tersebut memiliki dampak low inforcement. Tidak
              hanya rule of the game saja.

              Ketika konsumsi meningkat, akan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi menuju positif. "THR
              akan meningkatkan daya beli dan akhirnya meningkatkan konsumsi. Bahkan diperkirakan akan
              terjadi ekonomi perburuhan dari uang THR yang berputar, yakni 230 T atau 10 persen dari APBN.
              Sungguh besar nilainya," kata Said Iqbal.







































                                                           401
   397   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407