Page 41 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 41

Tak  hanya  itu,  pada  tahun  2020  lalu  Kementerian  Ketenagakerjaan  juga  telah  memberikan
              kelonggaran  bagi  perusahaan  yang  tidak  mampu  membayar  THR.  Diantaranya  dengan  cara
              boleh dicicil.

              "Waktu itu pertimbangannya adalah kelangsungan usaha," bebernya.

              Dia menilai, saat ini, kondisi mayoritas pelaku usaha di tanah air telah menunjukkan adanya
              perbaikan  ketimbang  tahun  2020  lalu.  Menyusul  adanya  sejumlah  intensif  dan  kelonggaran
              dalam pembayaran THR keagamaan tahun 2020.

              "Nah alhamdulilah pemerintah lakukan banyak hal, roda perekonomian mulai bergerak, kegiatan
              ekonomi masyarakat sudah membaik, meski terbatas tapi menuju ke pemulihan ekonomi zona
              positif," ucapnya.

              Untuk itu, diperlukan komitmen para pengusaha dalam membantu pemerintah mempercepat
              proses pemulihan ekonomi nasional. (Seperti) untuk membayar THR secara penuh kepada para
              pekerja atau, buruh," kata dia menekankan.

              2. Pembayaran THR Maksimal H-7 Lebaran 2021 Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta
              kepada para pengusaha untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun
              2021 secara tepat waktu.

              Menyusul pentingnya manfaat THR keagamaan bagi pemenuhan kebutuhan pekerja atau buruh
              dan keluarganya dalam merayakan hari raya keagamaan.
              "Pemberian THR itu diberikan H-7 sebelum pelaksanaan (Idul Fitri 1442 Hijriah)," ujarnya dalam
              acara konferensi pers tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021, Senin (12/4).

              Menaker Ida mengungkapkan, pemberian THR keagamaan merupakan pendapatan non upah
              yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lama H-7 sebelum hari
              raya Idul Fitri 1442 Hijriah tiba. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36
              Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016.

              Oleh karena itu, dia berharap seluruh pelaku usaha di Indonesia agar kooperatif untuk memenuhi
              kewajibannya  terhadap  buruh.  Diantaranya  dengan  memberikan  THR  Keagamaan  tahun  ini
              secara tepat waktu.

              "Kami  mohon  kerja  sama  kepala  daerah  untuk  memastikan  perusahaan  membayar  THR
              Keagamaan kepada buruh sesuai peraturan," tambahnya.

              3. Masih ada 103 Perusahaan yang Tunggak Bayar THR Lebaran 2020 Menteri Ketenagakerjaan
              Ida  Fauziyah  menerima  sebanyak  683  laporan  pengaduan  terkait  dengan  persoalan
              ketenagakerjaan.  410  laporan  diantaranya  terkait  dengan  pembayaran  Tunjangan  Hari  Raya
              (THR) Keagamaan Idul Fitri 2020 lalu.

              "Saya  mau  sampaikan,  berdasarkan  data  rekapitulasi  akhir  dari  4  Juni  2020  yang  masuk
              Kemnaker jumlah pengaduannya 683 kasus. Setelah kami memilih ternyata hanya 410 kasus
              yang terkait pengaduan THR ldul Fitri (2020) yang perlu mendapat tindak lanjut," ungkap dia
              dalam  acara  konferensi  pers  tentang  Tunjangan  Hari  Raya  Keagamaan  Tahun  2021,  Senin
              (12/4).

              Ia merinci, dari 410 laporan terkait pembayaran THR Keagamaan tersebut, 307 perusahaan telah
              membayarkan  kewajibannya  kepada  buruh.  Kepastian  pembayaran  itu  diperoleh  setelah
              rampungnya proses pemeriksaan dan pembinaan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

              "Artinya perusahaan sudah melakukan pembayaran THR baik yang terlambat, tertunda, atau
              (nilai) mendekati sesuai atau tidak sesuai THR. Jadi, ada 307 perusahaan," ungkapnya.
                                                           40
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46