Page 413 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 413
Judul THR Dinilai Jadi Harapan Naiknya Ekonomi Daerah saat Perantau
Dilarang Mudik
Nama Media kumparan.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/thr-dinilai-jadi-harapan-
naiknya-ekonomi-daerah-saat-perantau-dilarang-mudik-1vXTXMS0vsL
Jurnalis kumparan
Tanggal 2021-04-12 17:36:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Bhima Yudhistira (Ekonom INDEF) Meskipun ada larangan mudik, setidaknya THR
digunakan untuk membiayai sanak saudara yang ada di kampung halaman, bisa transfer uang.
Sehingga di daerah pun ada dampak pertumbuhan daya beli masyarakat
neutral - Bhima Yudhistira (Ekonom INDEF) Dengan adanya kenaikan pendapatan masyarakat
di momentum lebaran, yang dibelanjakan pekerja dan keluarganya ini akan kembali menjadi
keuntungan omzet pengusaha. Itu bentuk riil sebenarnya dari perputaran uang, di mana THR
yang full ujungnya menguntungkan pelaku usaha
neutral - Yusuf Wibisono (Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong
Praja Pamekasan) Di tengah krisis ini pembayaran THR jelas akan sangat berarti untuk pekerja.
Daya beli meningkat, t-nya akan signifikan terutama bagi usaha mikro yang dominan menjual
dan melayani pekerja kelas bawah
Ringkasan
Pemerintah mewajibkan pengusaha untuk membayarkan tunjangan hari raya keagamaan atau
Idul Fitri 2021. Instruksi ini telah ditetapkan lewat Surat Edaran Menaker Nomor 6 Tahun 2021
tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja atau
Buruh di Perusahaan. Keputusan ini berbeda dengan tahun lalu saat pemerintah memberikan
keringanan dengan membolehkan THR bisa dicicil. Tahun ini pemerintah juga meminta agar THR
dibayarkan secara penuh.
THR DINILAI JADI HARAPAN NAIKNYA EKONOMI DAERAH SAAT PERANTAU
DILARANG MUDIK
Pemerintah mewajibkan pengusaha untuk membayarkan tunjangan hari raya keagamaan atau
Idul Fitri 2021. Instruksi ini telah ditetapkan lewat Surat Edaran Menaker Nomor 6 Tahun 2021
412

