Page 498 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 498
"Mengacu pada pengaduan tahun lalu itu, berarti, banyak korporasi yang menyelesaikan
pembayaran THR, baik terlambat bayar, tertunda, maupun berdasarkan kesepakatan antara
perusahaan dan pekerja atau serikat pekerja," tandas Menaker, Ida Fauziyah, Senin (12/4/2021).
Ida menjelaskan, terdapat 103 perusahaan yang masih menjalani pemeriksaan pengawasan dan
pemanggilan oleh Dinas Ketenagakerjaan di daerah masing-masing.
Akibat terjadinya wabah pandemi Covid-19, tahun lalu, kata Ida, pihaknya menerbitkan Surat
Edaran (SE) berkaitan dengan THR. Isinya, jelas dia, merupakan sebuah cara pembayaran THR
secara bertahap kepada perusahaan terdampak Covid-19. "Syaratnya, penyelesaian pembayaran
THR melalui melalui dialog dengan pekerja seraya menyertakan laporan keuangan," ucap dia.
Tahun ini, ungkap dia, pihaknya menerbitkan SE Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh agar pembayaran THR
harus secara penuh sebelum hari raya. Maksimal pembayaran THR, tegas dia, H-1 Idul Fitri 2021.
"Perusahaan yang bersepakat dengan pekerja atau buruh, harus melaporkan hasil kesepakatan
kepada dinas ketenagakerjaan setempat," tutupnya.
497

