Page 504 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 504
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomo
6 tahun 2016.
"Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6
tahun 2016 tentang THR bagi pekerja di perusahaan, pemberian THR merupakan kewajiban
yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja," kata Menteri Tenaga Kerja (Menaker)
Ida Fauziyah dalam konferensi persi di Jakarta, Senin (12/4/2021).
Dia mengatakan THR harus dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa hal. Pertama, THR
diberikan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus
atau lebih.
"THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan
pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu
tertentu," kata Ida.
Soal besaran THR, kata dia, bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus
menerus atau lebih diberikan THR sebesar 1 bulan upah. Bagi pekerja yang telah mempunyai
masa kerja satu bulan secara terus menerus kurang dari 12 bulan, diberikan proporsional dengan
perhitungan jumlah masa kerja per 12 dikalikan 1 bulan upah.
"Bagi pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian, ada hitungannya tersendiri,"
ucapnya.
503

