Page 628 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 628
Judul Aturan THR Terbit, Perusahaan Wajib Bahaya H-7 Lebaran
Nama Media mnctrijaya.com
Newstrend Aturan THR 2021
Halaman/URL https://mnctrijaya.com/news/detail/42531/aturan-thr-terbit-
perusahaan-wajib-bahaya-h-7-lebaran
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-04-12 13:45:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021
tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6 tahun 2016 tentang THR bagi pekerja di
perusahaan, pemberian THR merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha
kepada pekerja
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pertama, THR Keagamaan diberikan kepada
pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih
dan THR Keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan
pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu
tertentu
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Bagi pekerja yang bekerja berdasarkan
perjanjian kerja harian, ada hitungannya tersendiri
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) THR Keagamaan wajib dibayarkan paling
lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran Menaker Nomor
M/6/HK.04/IV/2021 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun
2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Pemberian THR bagi pekerja merupakan upaya
memenuhi kebutuhan pekerja dan keluarganya dalam merayakan Hari Raya Keagamaan.
"Berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Peraturan Menaker Nomor 6
tahun 2016 tentang THR bagi pekerja di perusahaan, pemberian THR merupakan kewajiban
yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja," ujar Ida dalam konferensi pers virtual
di Jakarta, Senin (12/4/2021).
627

