Page 685 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 685

Judul               Ngaku Sulit Bayar THR Penuh, Pengusaha: Terserah Mau Diapakan
                Nama Media          detik.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5529196/ngaku-sulit-
                                    bayar-thr-penuh-pengusaha-terserah-mau-diapakan
                Jurnalis            Anisa Indraini
                Tanggal             2021-04-12 12:30:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Anton J Supit (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia
              Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) Buat sebagian pengusaha yang mampu no
              problem, mereka akan tetap bayar. Bagi yang tidak mampu dan kesulitan cashflow kan mereka
              harus bayar double, gaji dan THR. Penjualannya tidak mencukupi, pasar lagi lesu, apakah mereka
              mau dihukum? Kita terserah pemerintah saja mau diapakan

              negative - Anton J Supit (Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia
              Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial) Mau pinjam uang juga tidak tahu mau pinjam
              kemana  kan  ini  masalah  cashflow  jadi  harus  dalam  bentuk  komunikasi.  Artinya  kalau  untuk
              survive saja dia sudah sulit, mau ngambil dari mana? Kita jangan berasumsi keadaan sudah
              normal sehingga mengeluarkan kebijakan yang normal

              negative - Darwoto (Kepala Stasiun Tegal) Prinsipnya kita menghargai keputusan pemerintah
              terkait surat edaran dimaksud, namun kita jangan menutup mata karena ada perusahaan yang
              betul-betul tidak mampu secara cashflow, sehingga perlu penjadwalan pembayaran THR secara
              bipartit

              negative - Darwoto (Kepala Stasiun Tegal) Kalau disepakati antara pekerja dan pengusaha kan
              boleh-boleh saja (dicicil), kan yang penting dibayar dan tidak dikurangi


              Ringkasan

              Pemberian  tunjangan  hari  raya  (  THR  )  tidak  boleh  dicicil  dan  wajib  diberikan  selambat-
              lambatnya  H-1  Lebaran  kepada  karyawan.  Jika  melewati  batas  waktu  yang  disepakati,
              pengusaha bakal dikenakan denda dan sanksi administratif sesuai Peraturan Pemerintah Nomor
              36 tahun 2021 tentang Pengupahan. Menanggapi itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang
              Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Anton J Supit mengatakan pemberian THR sudah
              pasti  akan  dilakukan  bagi  perusahaan  yang  mampu.  Bagi  yang  tidak  mampu,  dia
              menyerahkannya kepada pemerintah tindak lanjutnya.



                                                           684
   680   681   682   683   684   685   686   687   688   689   690