Page 707 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 APRIL 2021
P. 707
"Meminta kepada perusahaan agar dapat membuktikan kemampuan untuk membayar THR
keagamaan 2021 secara tepat waktu kepada pekerja berdasarkan laporan keuangan perusahaan
yang transparan," ujar Ida dalam konferensi pers virtual, Senin (12/4/2021).
Dalam kebijakan yang dituangkan dalam SE No. M6/HK.04/IV/2021 tentang pelaksanaan
pemberian THR, pemerintah daerah diminta memastikan kesepakatan pembayaran THR tidak
menghilangkan kewajiban pengusaha dalam membayarkan kewajiban.
Hasil kesepakatan bipartit tersebut harus dilaporkan kepada pemerintah paling lambat 7 hari
sebelum lebaran, termasuk laporan keuangan 2 tahun terakhir.
Keputusan tersebut diambil pemerintah setelah mempertimbangkan roda ekonomi yang mulai
bergerak meskipun masih terbatas. Adapun, perusahaan yang telat membayar THR dikenakan
denda 5 persen dari total THR yang harus dibayar dan tidak mengurangi kewajiban yang mesti
dibayarkan kepada pekerja.
"Saya kira, ada ruang bagi perusahaan dan pekerja dengan dilakukannya pembicaraan secara
kekeluargaan, dan perusahaan diminta dapat menyampaikan kondisi keuangan perusahaan
secara transparan," lanjutnya.
Namun demikian, kebijakan tersebut masih berpotensi tidak efektif. Sebab, sebagian besar
perusahaan di Tanah Air dikatakan belum memiliki kemampuan membayarkan THR. Ketua
Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan lebih dari 80 persen perusahaan di Tanah Air
belum mampu membayarkan THR secara penuh.
Tahun lalu, realiasi pembayaran THR tercatat bermasalah. Berdasarkan data Posko pengaduan
THR Kementerian Ketenagakerjaan, tercatat sebanyak 336 perusahaan diadukan oleh 453
pengaduan yang berasal dari pekerja/buruh pada 2020. Perusahaan-perusahaan tersebut
dilaporkan karena dianggap melakukan pelanggaran pembayaran THR.
Lebih terperinci, dari 453 pengaduan pembayaran THR tersebut, sebanyak 146 pengaduan akibat
THR belum dibayarkan, 3 pengaduan THR belum disepakati, 78 pengaduan akibat THR terlambat
bayar, dan 226 pengaduan akibat THR tidak dibayarkan Sumber : bisnis.com.
706

