Page 146 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 MARET 2021
P. 146
Peran industri sawit juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan tentu yang patut
disyukuri, di masa pandemi yang dimulai awal tahun 2020, industri sawit tetap membukukan
kinerja yang positif dan operasional yang lancar dimana tahun lalu, sumbangan sawit terhadap
devisa negara telah mencapai US$ 22 miliar.
Sawit Indonesia juga sudah menguasai pasar global, khususnya di minyak nabati, karena
memang Indonesia produsen terbesar dan inilah yang menimbulkan isu persaingan dan
kepentingan bisnis dari oknum atau negara lain yang iri terhadap sawit indonesia.
Kampanye antisawit yang terus bermunculan merupakan salah satu contoh isu persaingan dan
perdagangan yang tidak pernah hilang, jika bicara masalah ketenagakerjaan pasti menjadi
concern semua pihak termasuk industri sawit. Belakangan ini isu yang menjadi sorotan di industri
kelapa sawit adalah pekerja perempuan.
Pada tahun 2016 hingga saat ini, muncul pemberitaan yang mengatakan sektor sawit merupakan
sektor yang mengeksploitasi pekerja anak dan perempuan dan mulai diberitakan di media
internasional padahal kenyataannya tidak seperti itu.
Tahun lalu cukup viral di mana kantor berita asing memberitakan bahwa terjadi pelecehan
seksual terhadap pekerja perempuan di perkebunan sawit, meskipun kasus tersebut perlu diteliti
lagi lebih dalam.
Banyak isu-isu yang menyoroti masalah ketenagakerjaan di sektor sawit, baik itu masalah
pekerja anak atau pekerja perempuan, dan menjadi alat untuk kampanye negatif.
"Inilah yang menjadi concern Gapki dan sejak 3 tahun terakhir bekerja sama sama dengan
serikat ILO dan CNV International melakukan pendekatan untuk meningkatkan kualitas kerja di
sektor perkebunan sawit," ujar dia dalam acara " Diskusi Gapki, di Jakarta, Selasa (23/3).
Gapki mengakui adanya kelemahan dan tidak semuanya sempurna dan ke depannya
ketenagakerjaan lebih baik untuk mencapai kondisi yang harmonis. Yang menjadi concern utama
Gapki adalah keselamatan dan kesejahteraan pekerja dan tidak ada eksploitasi bagi pekerja
perempuan.
Gapki juga sudah melakukan penelitian terhadap pekerja perempuan di sektor sawit. Tujuannya
untuk memetakan dan memperbaiki praktik pengelolaan tenaga kerja perempuan di sawit.
Maka dari itu, hasil kajian tersebut, Gapki dan CNV International meluncurkan buku sederhana
yang berisikan panduan pengelolaan praktik sawit berkelanjutan bagi pekerja perempuan dan
tentunya perlindungan, dan buku ini diharapkan menjadi pedoman bagi pelaku usaha untuk
memperbaiki tata kelola ketenagakerjaan. Industri sawit indonesia tetap mempunyai komitmen
untuk menjalankan regulasi sesuai aspek ketenagakerjaan.
Sumber: BeritaSatu.com.
145

