Page 149 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 MARET 2021
P. 149
Judul Isu Pekerja Perempuan dan Anak jadi Alat Kampanye Negatif Sawit
Indonesia
Nama Media liputan6.com
Newstrend Kampanye Negatif Sawit
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4513282/isu-pekerja-
perempuan-dan-anak-jadi-alat-kampanye-negatif-sawit-indonesia
Jurnalis Liputan6.com
Tanggal 2021-03-23 12:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Joko Supriyono (Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki))
Jadi, masih banyak isu yang bernuansa kan ketenagakerjaan di sektor sawit yang kemudian
menjadi alat untuk kampanye negatif.
Ringkasan
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono memastikan
persoalan ketenagakerjaan masih menjadi amunisi andalan untuk melakukan kampanye hitam
terhadap industri kelapa sawit di kancah internasional. Khususnya terkait permasalahan yang
menimpa kelompok pekerja perempuan dan anak. "Jadi, masih banyak isu yang bernuansa kan
ketenagakerjaan di sektor sawit yang kemudian menjadi alat untuk kampanye negatif,"
ungkapnya dalam webinar bertajuk Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Sawit,
Selasa (23/3).
ISU PEKERJA PEREMPUAN DAN ANAK JADI ALAT KAMPANYE NEGATIF SAWIT
INDONESIA
Jakarta - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono
memastikan persoalan ketenagakerjaan masih menjadi amunisi andalan untuk melakukan
kampanye hitam terhadap industri kelapa sawit di kancah internasional. Khususnya terkait
permasalahan yang menimpa kelompok pekerja perempuan dan anak.
"Jadi, masih banyak isu yang bernuansa kan ketenagakerjaan di sektor sawit yang kemudian
menjadi alat untuk kampanye negatif," ungkapnya dalam webinar bertajuk Perlindungan Pekerja
Perempuan di Perkebunan Sawit, Selasa (23/3).
Bos Gapki ini mengungkapkan, sorotan akan persoalan ketenagakerjaan terhadap kelompok
perempuan dan anak sendiri pertama kali disorot oleh dunia internasional sejak 2016 lalu.
148

