Page 318 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 AGUSTUS 2021
P. 318
konfederasi SP/SB Jatim yang disaksikan secara langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Dr.
Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si dan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH di gedung Museum Mpu
Tantular Buduran, Kamis, (5/8/2021).
PEMERINTAH AJAK PENGUSAHA DAN SERIKAT PEKERJA KOMITMEN BERSAMA
Sidoarjo - Pemerintah, pengusaha dan serikat pekerja/buruh yang tergabung dalam Lembaga
Kerjasama/LKS Tripartit Jawa Timur kuatkan komitmen bersama dalam mengatasi tantangan
ketenagakerjaan di masa pandemi Covid-19.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan deklarasi gotong royong bersama Kadin
Jatim, Apindo Jatim dan pimpinan konfederasi SP/SB Jatim yang disaksikan secara langsung oleh
Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si dan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi
SH di gedung Museum Mpu Tantular Buduran, Kamis, (5/8/2021).
Deklarasi tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan kolaborasi antara pemerintah,
pengusaha dan pekerja/buruh dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan saat ini. Dengan
penandatanganan bersama kali ini diharapkan juga seluruh elemen memiliki semangat saling
peduli, optimis dan bersama-sama bangkit dari dampak pandemi Covid-19.
Menteri Ketenagakerjaan RI Hj. Ida Fauziyah mengatakan pemerintah sudah bekerja keras
mengatasi pandemi Covid-19. Salah satu hasilnya bisa dilihat dari kondisi ketenagakerjaan di
Indonesia. Angka pengangguran terbuka yang sempat terpuruk pada bulan Agustus tahun 2020
lalu terus mengalami penurunan.
"Menurut data, pada bulan Agustus 2020 kondisi ketenagakerjaan kita akibat Covid lumayan
terpuruk, pengangguran kita menjadi 9,7 juta. Secara umum yang terdampak kondisi
ketenagakerjaan itu 29 juta orang, itu Agustus 2020, atas kerja keras bukan hanya kerja keras
pemerintah tetapi kerja keras semua stakeholder bangsa, alhamdulillah Februari 2021
pengangguran kita turun, menjadi 8,7 juta orang, secara umum yang terdampak kondisi
ketenagakerjaan turun menjadi 19 juta orang," ucapnya.
Menurut Ida Fauziah, pekerjaan berat seperti ini harus dipikul bersama. Semangat optimisme
menghadapi pandemi seperti ini harus terus dibangun. Saling bergandeng tangan. Tidak berjalan
sendiri menghadapi tantangan ke depan. Dengan komitmen kebersamaan seperti ini, dirinya
yakin tantangan menghadapi dampak pandemi akan dapat dilalui.
"Melihat kondisi seperti ini yang dibutuhkan adalah saling bergandeng tangan, tidak bisa berjalan
melenggok sendiri saja tanpa mengajak satu sama lain untuk bersama-sama berani menatap
masa depan yang lebih baik, berani melihat ini beban tapi beban itu akan kita pikul bersama-
sama, itu kuncinya," ujar Ida, saat memberi semangat kepada perwakilan organisasi pengusaha
dan buruh yang hadir.
Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi sendiri mengatakan kebersamaan gotong royong harus terus
dibangun. Apalagi di masa pandemi seperti ini. Dikatakannya mengatasi pandemi tidak hanya
bisa dipikul pemerintah saja. Semua pihak diharapkan ikut berperan dalam mengatasinya.
Pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 juga harus dilakukan bersama. Termasuk dari
unsur pengusaha dan buruh agar menciptakan ketenagakerjaan yang kondusif, aman dan
nyaman.
"Kami sangat bersyukur karena di Kabupaten Sidoarjo masih relatif stabil karena adanya
penguatan kelembagaan ketenagakerjaan LKS Tripartit Kabupaten Sidoarjo," imbuhnya.
317

