Page 107 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 107

Dengan adanya spesifikasi jabatan dalam draf MoU diharapkan menjadi salah satu upaya dalam
              memastikan setiap CPMI yang akan bekerja ke luar negeri telah memiliki kompetensi khusus.
              Ida  menambahkan,  pemerintah  RI  menyadari,  tiap  negara  memiliki  aturan  ketenagakerjaan
              terkait sektor domestik, sehingga spesifikasi jabatan yang tercantum dalam Kepmenaker Nomor
              354  Tahun  2015,  yang  dapat  diduduki  oleh  Tenaga  Kerja  Indonesia  di  luar  negeri  perlu
              disesuaikan.

              Spesifikasi jabatan dalam draf MoU untuk penempatan dan pelindungan sektor domestik saat ini
              telah disesuaikan/disimplifikasi menjadi lima jabatan.

              Lima  jabatan  tersebut  adalah  Housekeeper  and  Family  Cook,  Child  and  Baby  Care,  Elderly
              Caretaker, Family Driver, dan Gardener ( housekeeper telah digabung dengan family cook dan
              child care worker telah digabung dengan babysitter ).

              Ida menegaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan
              Pekerja Migran Indonesia, penempatan PMI hanya dapat dilakukan ke negara penempatan yang
              telah  memiliki  dokumen  kerjasama  bilateral  dengan  Pemerintah  Indonesia,  regulasi  yang
              mengatur tenaga kerja asing, serta program jaminan sosial "Kami berharap agar tata kelola
              penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia ke depan dapat berlangsung melalui satu saluran
              yang disepakati oleh pemerintah kedua negara sehingga dapat lebih mudah dalam melakukan
              kontrol dan pengawasan," ujar dia.

              Sementara  itu,  Anggota  Parlemen  Malaysia  Datuk  Seri  Saravanan  Murugan  mengungkapkan
              dukungannya terkait langkah yang akan dilakukan.

              Selanjutnya, ia akan memperkenalkan satu aplikasi yang dapat membantu PMI di Malaysia.

              "Sistem aplikasi ini mampu membantu PMI untuk pihak Kementerian SDM Malaysia, apabila PMI
              memperoleh perlakuan tidak baik dari majikannya," kata dia.

              Datuk Seri Saravanan menyambut positif komitmen bersama Indonesia dengan Malaysia soal
              PMI di Malaysia.

              Ia menjelaskan, pihak Kerajaan Malaysia juga telah memiliki kebijakan baru untuk membantu
              PMI di negeri Jiran.

              Menurut dia, para PMI yang masuk ke Malaysia harus memiliki tempat tinggal.

              Namun, dalam regulasi baru Kerajaan Malaysia, ada bantuan penyediaan rumah layak seperti
              warga Malaysia.

              "Selain itu juga ada jaminan sosial dari segi kesehatan, tabungan dan perumahan. Ini adalah
              langkaH-1angkah baru yang telah dilakukan oleh Pemerintah Malaysia," katanya.



















                                                           106
   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112