Page 106 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 106
Judul RI dan Malaysia Matangkan Kerja Sama Bilateral Terkait Pelindungan
Pekerja Migran
Nama Media kompas.com
Newstrend Penempatan PMI Malaysia
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2021/05/06/195053426/ri-dan-
malaysia-matangkan-kerja-sama-bilateral-terkait-pelindungan-pekerja
Jurnalis Kiki Safitri
Tanggal 2021-05-06 19:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia mematangkan kerja sama tata kelola
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Malaysia. Hingga saat ini, kerja
sama tersebut masih terus dibahas secara konkrit oleh kedua negara dikarenakan counter-draft
(draf tanggapan) Pemerintah Malaysia atas initial draft Memorandum of Understanding ( MoU)
sektor domestik yang disampaikan RI pada September 2016, baru ditanggapi pada Agustus
2020.
RI DAN MALAYSIA MATANGKAN KERJA SAMA BILATERAL TERKAIT PELINDUNGAN
PEKERJA MIGRAN
JAKARTA, - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia mematangkan kerja sama tata kelola
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Malaysia.
Hingga saat ini, kerja sama tersebut masih terus dibahas secara konkrit oleh kedua negara
dikarenakan counter-draft (draf tanggapan) Pemerintah Malaysia atas initial draft Memorandum
of Understanding ( MoU) sektor domestik yang disampaikan RI pada September 2016, baru
ditanggapi pada Agustus 2020.
Dalam pertemuan ini, pemerintah Indonesia meminta kembali agar perundingan renewal MoU
dapat segera dilakukan dan memperoleh posisi yang menguntungkan semua pihak ( win-win
solution ).
"Saya berharap kita bisa tuntaskan MoU ini mengikuti apa yang pernah menjadi guidance dari
masing-masing negara," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melalui siaran
pers, Kamis (6/5/2021).
Ida berharap, kedua negara bisa menuntaskan pembaharuan MoU sektor domestik berdasarkan
skema One Channel Recruitment Ia berharap agar Malaysia memberikan atensi terhadap isu
tentang One Channel Recruitmen dan spesifikasi jabatan, one worker one task.
105

