Page 101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 101
Judul Kemnaker Bahas Kerja Sama Bilateral Pelindungan PMI dengan
Malaysia
Nama Media detik.com
Newstrend Penempatan PMI Malaysia
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5560941/kemnaker-bahas-kerja-sama-
bilateral-pelindungan-pmi-dengan-malaysia
Jurnalis Erika Dyah
Tanggal 2021-05-06 20:02:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Pemerintah Indonesia meminta kembali agar
perundingan renewal MoU dapat segera dilakukan dan memperoleh posisi yang menguntungkan
semua pihak (win-win solution). Saya berharap kita bisa tuntaskan MoU ini mengikuti apa yang
pernah menjadi guidance dari masing-masing negara
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya berharap kita bisa tuntaskan MoU ini
mengikuti apa yang pernah menjadi guidance dari masing-masing Negara
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya menginginkan Datuk Seri bisa
memberikan atensi terhadap isu tentang One Channel Recruitment dan spesifikasi jabatan, one
worker one task
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kami berharap agar tata kelola penempatan
PMI sektor domestik ke Malaysia ke depan dapat berlangsung melalui satu saluran/mekanisme
yang disepakati oleh pemerintah kedua negara sehingga dapat lebih mudah dalam melakukan
kontrol dan pengawasan
positive - Datuk Seri Saravanan Murugan (Menteri Sumber Manusia Malaysia) Sistem aplikasi ini
mampu membantu PMI untuk pihak Kementerian SDM Malaysia, apabila PMI memperoleh
perlakuan tidak baik dari majikannya
positive - Datuk Seri Saravanan Murugan (Menteri Sumber Manusia Malaysia) Selain itu juga ada
jaminan sosial dari segi kesehatan, tabungan dan perumahan. Ini adalah langkaH-1angkah baru
yang telah dilakukan oleh Pemerintah Malaysia
Ringkasan
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia mematangkan kerja sama tata kelola
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik ke Malaysia. Hal ini dibahas oleh
100

