Page 105 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 105

ini mengikuti apa yang pernah menjadi guidance dari masing-masing Negara," lanjut Menaker
              Ida.
              "Saya  menginginkan  Datuk  Seri  bisa  memberikan  atensi  terhadap  isu  tentang  One  Channel
              Recruitmen dan spesifikasi jabatan, one worker one task," katanya.

              Ida Fauziyah menambahkan, adanya spesifikasi jabatan dalam draf MoU merupakan salah satu
              upaya untuk memastikan bahwa setiap CPMI yang akan bekerja ke luar negeri telah memiliki
              kompetensi khusus.

              Pemerintah  RI  pun  menyadari  bahwa  tiap-tiap  negara  penempatan  memiliki  aturan
              ketenagakerjaan  terkait  sektor  domestik,  sehingga  tujuh  spesifikasi  jabatan  yang  tercantum
              dalam Kepmenaker Nomor 354 Tahun 2015 tentang jabatan yang dapat diduduki oleh Tenaga
              Kerja Indonesia di luar negeri pada pengguna perseorangan perlu disesuaikan.

              Menaker Ida Fauziyah mengatakan, spesifikasi jabatan dalam draf MoU untuk penempatan dan
              pelindungan sektor domestik saat ini telah disesuaikan/disimplifikasi menjadi lima jabatan. Yakni
              Housekeeper  and  Family  Cook,  Child  and  Baby  Care,  Elderly  Caretaker,  Family  Driver,  dan
              Gardener (housekeeper telah digabung dengan family cook dan child care worker telah digabung
              dengan babysitter).

              Ditegaskan  Menaker  Ida,  berdasarkan  Undang-Undang  (UU)  Nomor  18  Tahun  2017  tentang
              Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia,  penempatan  PMI  hanya  dapat  dilakukan  ke  negara
              penempatan  yang  telah  memiliki;  (1)  dokumen  kerjasama  bilateral  dengan  Pemerintah
              Indonesia, (2) regulasi yang mengatur tenaga kerja asing, serta (3) program jaminan sosial.

              "Kami berharap agar tata kelola penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia ke depan dapat
              berlangsung melalui satu saluran/mekanisme yang disepakati oleh pemerintah kedua negara
              sehingga dapat lebih mudah dalam melakukan kontrol dan pengawasan," ujarnya.

              Sementara itu, Datuk Seri Saravanan Murugan mendukung langkah yang akan dilakukan dan
              pihaknya akan memperkenalkan satu aplikasi yang dapat membantu PMI di Malaysia. "Sistem
              aplikasi  ini  mampu  membantu  PMI  untuk  pihak  Kementerian  SDM  Malaysia,  apabila  PMI
              memperoleh perlakuan tidak baik dari majikannya," katanya.

              Datuk Seri Saravanan menyambut positif adanya komitmen bersama Indonesia dengan Malaysia
              soal PMI di Malaysia. Pihak Kerajaan Malaysia pun telah memiliki kebijakan baru untuk membantu
              PMI di negeri Jiran.

              Sebelumnya, lanjut Datuk Seri Saravanan, para PMI yang masuk ke Malaysia, menyaratkan harus
              memiliki tempat tinggal. Tapi regulasi baru, Kerajaan Malaysia akan memberikan bantuan rumah-
              rumah yang layak seperti warga Malaysia.

              "Selain itu juga ada jaminan sosial dari segi kesehatan, tabungan dan perumahan. Ini adalah
              langkaH-1angkah baru yang telah dilakukan oleh Pemerintah Malaysia," katanya.
















                                                           104
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110