Page 196 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 196

Berdasarkan  surat  edaran  Menteri  Ketenagakerjaan,  pembayaran  THR  2021  harus  dilakukan
              paling  lambat  hari  ini.  Setelah  itu,  pemerintah  akan  membentuk  sistem  pemantauan  yang
              menghasilkan laporan audit. Pemberitahuan tersebut berfungsi sebagai dasar untuk tindakan
              lebih lanjut.

              "Kami berharap ada penegasan bagi pelaku usaha yang mengabaikan komitmennya, karena THR
              ini menyangkut hak buruh dan tanggung jawab perusahaan," kata Robert.

              Perusahaan  yang  tidak mampu  membayar  THR  harus  berkomunikasi  secara  terbuka  dengan
              karyawan  dan  memiliki  bukti.  Selain  itu,  perusahaan  diharuskan  memberi  tahu  dinas
              ketenagakerjaan setempat tentang persetujuannya selambat-lambatnya tujuh hari sebelum hari
              raya keagamaan.

              Ahmad Sobirin, Plt. Ketua Pembantu Inspeksi VI Ombudsman, melaporkan empat butir dalam
              Surat  Edaran  Menteri  Tenaga  Kerja  itu  berpotensi  menimbulkan  maladministrasi.  Pertama,
              minimnya sosialisasi pemerintah terkait regulasi THR 2021. Menurutnya, kurangnya sosialisasi
              akan membuat pelaku usaha menjadi cuek.

              Kedua, laporan keuangan organisasi tidak jelas. Ia meminta agar pemerintah atau pengawas
              ketenagakerjaan  memperhatikan  hal  ini  untuk  memastikan  status  keuangan  perusahaan.
              "Seperti  yang  bisa  ditunjukkan,  tidak  ada  proses  atau  jaminan  bukti  yang  sah.  Ini  akan
              berdampak negatif pada staf," kata Sobirin.

              Ketiga,  gubernur,  bupati,  atau  walikota  harus  memainkan  peran  penting  dalam  menentang
              undang-undang ini dan melindungi hak-hak karyawan.

              Keempat,  jika  Kementerian  Ketenagakerjaan,  gubernur,  bupati,  atau  walikota  tidak  dapat
              melaksanakan perintah edar THR, maka akan terjadi maladministrasi.

              "Misalnya jika pelaku usaha cuek tapi pemerintah tidak ada risiko maladministrasi," jelas Sobirin.

              Antara 20 dan 30 April, Pos THR Keagamaan 2021 Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan 776
              data  pembayaran  THR.  Volume  ini  dibagi  menjadi  484  konsultasi  dengan  THR  dan  292
              pengaduan dengan THR. Ritel, jasa keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, minyak
              dan gas, alat kesehatan, serta industri makanan dan minuman adalah beberapa sektor bisnis
              yang tercakup dalam survei pos THR 2021.

              "Beberapa  persoalan  mengemuka,  antara  lain  ketidakmampuan  perusahaan  membayar  THR,
              skema THR dicicil, dibayarkan 50%, atau pembayaran THR pasca Lebaran," kata Anwar Sanusi,
              Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan.

              Posisi THR diciptakan tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga di tingkat daerah, kabupaten, dan
              kota,  menurut  Anwar.  Pembentukan  posisi  THR  di  pusat  dan  daerah  bertujuan  untuk
              meningkatkan pelaksanaan koordinasi.

              Ramidi Abdul, Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja Nasional atau SPN, mengaku ribuan pelaku
              usaha gagal membayar THR. Namun, dia mengatakan, tidak semua pihak, termasuk pengusaha
              dan karyawan, mengungkapkan hal ini untuk menghindari sanksi administratif atau moral.












                                                           195
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201