Page 195 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 195

Judul               Ombudsman Mengidentifikasi Potensi Salah urus Kebijakan THR
                Nama Media          medaninside.com
                Newstrend           Aturan THR 2021
                Halaman/URL         https://medaninside.com/ombudsman-mengidentifikasi-potensi-salah-
                                    urus-kebijakan-thr/
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-05-06 12:00:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Ombudsman  Republik  Indonesia  menyampaikan  kekhawatiran  tentang  kemungkinan
              maladministrasi dalam skema tunjangan hari raya keagamaan (THR) tahun ini. Pemerintah pusat
              dan  daerah  diharapkan  melacak  bisnis  yang  membayar  THR  untuk  kepatuhan.  Ombudsman
              Republik Indonesia menyampaikan kekhawatiran tentang kemungkinan maladministrasi dalam
              skema  tunjangan  hari  raya  keagamaan  (THR)  tahun  ini.  Robert  Na  Endi  Jaweng,  anggota
              Ombudsman, menetapkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M / 6 / HK.04 / IV / 2021
              tentang Penyelenggaraan Pemberian THR Keagamaan 2021 terbuka untuk ditafsirkan.



              OMBUDSMAN MENGIDENTIFIKASI POTENSI SALAH URUS KEBIJAKAN THR

              Ombudsman  Republik  Indonesia  menyampaikan  kekhawatiran  tentang  kemungkinan
              maladministrasi dalam skema tunjangan hari raya keagamaan (THR) tahun ini. Pemerintah pusat
              dan daerah diharapkan melacak bisnis yang membayar THR untuk kepatuhan.

              Ombudsman  Republik  Indonesia  menyampaikan  kekhawatiran  tentang  kemungkinan
              maladministrasi dalam skema tunjangan hari raya keagamaan (THR) tahun ini. Robert Na Endi
              Jaweng, anggota Ombudsman, menetapkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M / 6 /
              HK.04 / IV / 2021 tentang Penyelenggaraan Pemberian THR Keagamaan 2021 terbuka untuk
              ditafsirkan.
              "Di satu sisi, ada argumen bahwa bisnis harus membayar THR tujuh hari sebelum hari raya,
              tetapi di sisi lain, surat ini memberikan kelegaan bagi bisnis yang tidak mampu," kata Robert
              dalam konferensi pers virtual kemarin.

              Dia mengumumkan bahwa aturan THR dapat diartikan dalam tiga cara. Untuk memulai, bisnis
              yang patuh akan memenuhi kewajibannya selambat-lambatnya pada H-7. Kedua, akan ada bisnis
              yang mematuhi kewajiban D-7 hingga D-1 mereka. Akhirnya, bisnis tertentu tidak membayar
              THR.

              "Ketiga,  penting  untuk  mendapatkan  pengawasan  untuk  memastikan  bahwa  korporasi  tidak
              mengambil keputusan secara sewenang-wenang," jelas Robert.

                                                           194
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200