Page 225 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 225

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Hamka Sabri menjelaskan berkaca dari tahun lalu, untuk
              surat edaran pusat yang berkenaan dengan THR ini, biasanya disampaikan seldtar satu minggu
              sebelum  hari  Idul  Fitri.  Dan  saat  ini  pihaknya  masih  menunggu  turunnya  fasilitasi  Pergub
              tersebut. 'Anggaran kita sudah siap, dan pasti sebelum lebaran itu cair. Dan besarannya kita
              lihat dari besaran anggaran," sampainya.

              Untuk itu, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
              untuk  besaran  pembayaran  THR.  Termasuk  siapa  saja,  bagi  ASN  yang  mendapatkan  THR
              tersebut.

              Sementara  pada  tahun  sebelumnya  untuk  pembayaran  THR  tidak  diperuntukkan  bagi  ASN
              jabatan kepala daerah, wakil kepala daerah, Anggota DPRD Provinsi dan eselon II. Dan untuk
              tenaga honorer berkaca dari dari tahun sebelumnya, untuk tenaga honorer, THR dibayarkan gaji
              1 bulan full. Untuk gaji honorer Pemprov Bengkulu, setiap bulannya sebesar Rp 2,3 juta.

              "Biasanya itu sekitar satu minggu sebelumnya lebaran sudah di edaran," tutup Hamka.
              Disisi lain, Kadis Nakertrans Provinsi Bengkulu, Edwar Happy menurutkan hari ini pihaknya mulai
              membuka posko pengaduan THR pada H-8 lebaran atau 6 Mei ini. Hal ini berkenaan dengan THR
              bagi  pekerja  swasta  juga  akan  di  lindungi  oleh  Pemprov  Bengkulu.  Dimana  posko  tersebut
              nantinya akan berpusat di Kantor Disnaker-trans Provinsi Bengkulu.
              "Juga  bisa  dilaporkan  melalui  online  di  laman  https://nakertran.bengkuluprov.  go.id//  Kami
              imbau agar perusahaan, bisa membayar THR untuk pegawainya, jangan sampai H-1 masih ada
              yang belum bayar," kata Edwar.

              Ia menjelaskan pemberian THR, khususnya untuk THR keagamaan merupakan kewajiban yang
              harus dilakukan pengusaha kepada pekerja atau buruh. Bahkan Pemerintah Pusat pun telah
              mengeluarkan  Surat  Edaran  (SE)  Menteri  Ketenagakerjaan  RI  Nomor  M/6/H.K.  04/IV/2021
              Tentang Pelaksanaan pemberian tunjangan hari raya keagamaan tahun 2021 bagi pekerja/buruh
              di perusahaan.

              Sementara itu, Rencana Pemkot Bengkulu mulai melakukan pembayaran tunjangan hari raya
              (THR) belum terealisasi. Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD)
              Kota Bengkulu, Riduan membenarkan hal tersebut. Pihaknya memang awalnya berencana mulai
              melakukan pembayaran THR pada Rabu (5/5) kemarin. Namun karena belum selesainya fasilitasi
              dari Pemprov Bengkulu membuat rencana tersebut terpaksa dirubah. "Belum mulai penyaluran
              THRnya, Perwal belum keluar, Belum Selesai difasilitasi dari Provinsi," papar Riduan.(war/cup)

              caption

              BEKERJA:  Di  bulan  Ramadan  ini  beberapa  ASN  di  BPKD  Provinsi  Bengkulu  tetap  semangat
              menjalankan pekerjaannya.



















                                                           224
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230