Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 MEI 2021
P. 229

Menurutnya,  dari  SE  THR  Kemnaker  ada  tiga  kemungkinan.  Pertama,  perusahaan  patuh
              membayar THR H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri.
              Kedua,  kelompok  perusahaan  yang  mem-bayarTHR  dengan  rentang  waktu  H-7  hingga  H-1.
              Terkahir perusahaan yang setelah Lebaran pun belum tentu membayar THR.

              "Poin ketiga ini yang harus mendapat pengawasan dan pencermatan yakni perusahaan yang
              tidak membayar THR meskipun setelah Lebaran," tegasnya.

              Dikatakannya, dalam SE itu disebutkan bahwa perusahaan yang tidak mampu membayar THR
              harus berdialog dengan buruh, pekerja atau karyawan dan dilaksanakan secara terbuka tanpa
              ada intervensi atau tekanan.

              Dikatakannya, pihaknya mendorong Dinas Ketenagakerjaan di setiap provinsi memantau proses
              dialog antara perusahaan dan buruh atau pekerja terkait pembayaran THR.
              "Terakhir hasil dialog harus dituangkan dalam kesepakatan bersama." tegasnya.(gw/ fin)































































                                                           228
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234