Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 JANUARI 2021
P. 61
Menurut praktisi hukum dan dosen Universitas Al Azhar Indonesia Sadino, menyelamatkan para
tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat covid-19 dan para angkatan
kerja baru, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perlu melibatkan para pengusaha untuk bisa
menyediakan banyak lapangan kerja.
Pelaku usaha bisa menyediakan lapangan kerja jika mereka mendapat kemudahan dalam
berbisnis dan berinvestasi. Kini pemerintah sudah menjanjikan kemudahan investasi itu dengan
jaminan UU nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja.
"Tujuan utama dari dibentuknya UU Cipta Kerja untuk menarik investasi dan menciptakan
lapangan kerja seluas luasnya bagi tenaga kerja di Indonesia. Jangan sampai aturan yang ada
malah mempersulit para pencari dan pemberi kerja baik di pusat maupun daerah," kata Sadino
di Jakarta, Senin (4/1).
Sadino menyebut, UU Cipta Kerja mengatur banyak kemudahan dalam berinvestasi. Mulai dari
penyederhanaan, sinkronisasi, dan pemangkasan regulasi. Upaya itu untuk pelaku usaha agar
dapat menyerap tenaga kerja seluas-luasnya.
Lebih penting lagi, tetap memperhatikan keseimbangan dan kemajuan antar daerah dalam
kesatuan ekonomi nasional. Apalagi semangat dari UU Cipta Kerja untuk menjamin setiap warga
negara memperoleh pekerjaan, mendapat imbalan, dan perlakuan yang adil-layak dalam
hubungan kerja. "Titik penting dari UU Cipta Kerja dalam pemulihan perekonomian yakni
pengembangan UMKM dan koperasi," sebutnya.
Dia meyakini dengan mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM, akan dapat
memberikan kontribusi penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat luas. Apalagi UMKM
merupakan penyedia lapangan kerja terbesar bagi masyarakat Indonesia. Lebih dari 97 persen
pekerja di Indonesia bekerja di sektor UMKM .
60

