Page 363 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 363

Judul               Keterlibatan Multipihak Lindungi Pekerja Perikanan Indonesia
                Nama Media          Kompas
                Newstrend           Perlindungan ABK
                Halaman/URL         Pg3
                Jurnalis            BYU
                Tanggal             2021-04-17 05:35:00
                Ukuran              266x354mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 307.230.000

                News Value          Rp 1.536.150.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Narasumber
              neutral  -  Mas  Achmad  Santosa  (CEO  Indonesia  Ocean  Justice  Initiative  (IOJI))  Kami
              menyimpulkan masih terjadi praktik-praktik ilegal dan pelanggaran HAM dari sebelum, selama,
              dan setelah ABK bekerja. Menjawab permasalahan yang terjadi, butuh keterlibatan multipihak;
              pemerintah, pengusaha, maupun masyarakat, bahkan kelompok yang terdampak," ujar

              neutral - Fadilla Octaviani (Direktur Dukungan Penegakan Hukum dan Akses Terhadap Keadilan
              IOJI) Perjanjian kerja diberikan 1 hari sampai 1 jam sebelum berangkat, mereka tidak diberi
              kesempatan  berkonsultasi  perjanjian  kerja  dengan  siapa  pun,  balikan  dipaksa  untuk
              menandatangani surat pernyataan akan membayar denda apabila tidak menyelesaikan masa
              kerja,

              neutral  -  Benny  Ramdhani  (Kepala  Badan  Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia  (BP2MI))
              Permasalahan ABK migran tidak dapat diselesaikan secara 1 pihak/1 institusi, diperlukan upaya
              serius dan kolaborasi yang ekstensif. BP2MI memberikan penghargaan kepada ABK, sebagai
              pahlawan devisa Indonesia yang menyumbang remitensi sebesar Rp 158,9 triliun atau setara
              dengan 7 persen dari nilai APBN Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia sangat serius
              dalam perbaikan tata kelola pelindungan pekerja migran Indonesia, termasuk ABK.

              positive - David Cohen (Founding Director Stanford Center for Human Rights and International
              Justice  (CHRIJ))  Bekerja  sama,  kolaborasi  antara  masyarakat  sipil,  pekerja  itu  sendiri,
              pemerintah, dan sektor usaha di industri perikanan betul-betul memiliki peluang besar untuk
              kemajuan, tidak hanya di Indonesia



              Ringkasan

              Butuh  keterlibatan  multipihak  dalam  melindungi  pekerja  perikanan  Indonesia.  Pemerintah
              melalui  UU  Nomor  18  tahun  2017  tentang  Pelindungan  Pekerja  Migran  Indonesia,  dan
              turunannya,  yang  kini  dalam  tahap  penyelesaian,  akan  berdampak  signifikan  jika  didukung
              berbagai pihak, termasuk swasta dan pemangku kepentingan lainnya. Hal tersebut mengemuka
              pada webinar "Mempertanyakan Komitmen Multi-Pihak dalam Melindungi ABK Indonesia di Kapal
              Ikan Asing " pada Rabu-Kamis (14-15 April 2021) yang digagas oleh Indonesia Ocean Justice
              Initiative  (IOJI).  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  yang  hadir  sebagai  pembicara  kunci
                                                           362
   358   359   360   361   362   363   364   365   366   367   368