Page 419 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 419
Judul Kemenaker Dorong UMKM Beralih ke Digital Atasi Kesenjangan Sosial
Nama Media viva.co.id
Newstrend Pertemua Anggota G20
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1365263-kemenaker-dorong-
umkm-beralih-ke-digital-atasi-kesenjangan-sosial
Jurnalis Dusep Malik
Tanggal 2021-04-16 17:48:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Serta pemuda dan
wanita yang membutuhkan perlindungan sosial dan insentif lebih banyak
Ringkasan
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi mengatakan, pihaknya akan
berupaya mengurangi kesenjangan sosial antara usaha besar dan usaha kecil menengah,
sebagai salah satu strategi dalam mengatasi tantangan di era digitalisasi hari ini. Hal itu
diutarakannya dalam pertemuan G20 Second Employment Working Group (EWG), yang digelar
secara virtual pada Kamis malam, 15 April 2021.
KEMENAKER DORONG UMKM BERALIH KE DIGITAL ATASI KESENJANGAN SOSIAL
VIVA – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi mengatakan, pihaknya
akan berupaya mengurangi kesenjangan sosial antara usaha besar dan usaha kecil menengah,
sebagai salah satu strategi dalam mengatasi tantangan di era digitalisasi hari ini.
Hal itu diutarakannya dalam pertemuan G20 Second Employment Working Group (EWG), yang
digelar secara virtual pada Kamis malam, 15 April 2021.
Anwar mengatakan, UMKM perlu beralih ke dalam bentuk kewirausahaan berbasis inovasi digital
fabrication/talent hub, serta memprioritaskan masyarakat yang rentan seperti pengangguran,
kelompok NEET (Not in Employment Education Training), dan penyandang disabilitas.
"Serta pemuda dan wanita yang membutuhkan perlindungan sosial dan insentif lebih banyak,"
kata Anwar dalam keterangan tertulisnya, Jumat 16 April 2021.
Dia menambahkan, sebenarnya di era digital saat ini terdapat peluang bagi pemerintah dalam
mengembangkan daya saing pekerja, agar mampu berkarya dan menguasai dunia digital.
418

