Page 424 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 424

JOKOWI AKAN RESHUFFLE MENTERI BERINISIAL 'M', ADA 4 MENTERI BERINISIAL
              M, MOELDOKO ATAU MAHFUD MD?
              TRIBUNJABAR.ID  -  Presiden  Jokowi  akan  mengganti  atau  reshuffle  kabinet  Indonesia  Maju,
              menteri berinisial M.

              Teka teki ini disampiakan oleh politikus PKB anggota DPR RI Lukman Hakim.

              Untuk diketahui di kabinet Jokowi ada 4 menteri dengan awalan M.

              Mereka adalah Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia
              dan  Kebudayaan  Muhadjir  Effendy,  Menteri  Perdagangan  Muhammad  Lutfi,  dan  Kepala  Staf
              Presiden Moeldoko.

              Adi Prayitno, pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah, dalam program berita Kompas Tv
              mengatakan, reshuffle kabinet tidak terkait dengan inisial M, melainkan terkait kinerja menteri.

              Daftar Menteri Layak Diganti Menyusul persetujuan DPR RI soal pembentukan kementerian baru
              dan penggabungan dua kementerian, Indonesia Political Opinion (IPO) merilis daftar menteri
              layak diganti kan.

              Dikutip  dari  KompasTV,  data  tersebut  dirilis  berdasarkan  survei  yang  digelar  pada  10  Maret
              hingga awal April 2021.
              Survei yang melibatkan 1.200 responden tersebut, memiliki tingkat akursi data 97 persen dan
              margin eror 2,5 persen.

              Nama Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah,
              masuk lima besar daftar menteri layak reshuffle.

              Berikut 15 menteri layak reshuffle menurut IPO: 1. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly
              (54,06%); 2. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah (46%); 3. Menteri Pemuda dan Olahraga,
              Zainudin Amali (41,2%); 4. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,
              Tjahjo Kumolo (34%); 5. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate (29%); 6. Menteri
              Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki (28,5%); 7. Menteri Pertanian, Syahrul
              Yasin  Limpo  (27%);  8.  Menteri  Lingkungan  Hidup  dan  Kehutanan,  Siti  Nurbaya  (23,8%);  9.
              Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (19,3%); 10. Menteri Energi dan Sumber Daya
              Mineral,  Arifin  Tasrif  (19%);  11. Menteri  Pemberdayaan  Perempuan  dan  Perlindungan  Anak,
              Bintang  Darmawati  (15%);  12.  Menteri  Agraria  dan  Tata  Ruang,  Sofyan  Djalil  (12,1%);  13.
              Menko  Bidang  Kemaritiman,  Luhut  Binsar  Panjaitan  (9,8%);  14.  Menteri  Pendidikan  dan
              Kebudayaan,  Nadiem  Makarim  (9,7%);  15.  Menko  Bidang  Pembangunan  Manusia  dan
              Kebudayaan, Muhadjir Effendy (9,1%).

              Kata Pengamat Isu reshuffle kabinet yang berembus membuat sejumlah pengamat memberikan
              tanggapan.

              Pengamat politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, membeberkan sejumlah nama yang
              layak  reshuffle  menyusul  penggabungan  Kemenristek  dan  Kemendikbud,  serta  pembentukan
              Kementerian Investasi.

              Dilansir  Tribunnews,  Ujang  mengatakan,  Nadiem  Makarim  yang  saat  ini  menjabat  sebagai
              Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, layak menjadi kandidat yang direshuffle.

              "Namun Nadiem layak diganti, karena banyak kebijakannya yang tak jelas dan kontroversial,"
              kata Ujang, Sabtu (10/4/2021).



                                                           423
   419   420   421   422   423   424   425   426   427   428   429