Page 427 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 427
DISNAKERTRANS JATIM MINTA PERUSAHAAN TIDAK CICIL THR, BILA KESULITAN
SEGERA LAPOR
SURABAYA - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur Himawan
Esti Bagijo mengimbau perusahaan tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) dengan cara
dicicil.
Himawan mengatakan hal itu sesuai arahan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar
Parawansa.
"Jadi, prinsipnya THR itu harus dibayar. Itu prinsip pertama. Kalau memang ada
ketidakmampuan harus dibicarakan dengan pekerja," kata Himawan, Jumat (16/4).
Disnakertrans berencana membuat posko pengaduan THR di akhir April untuk melakukan
pengawasan dan memastikan tunjangan dari perusahaan tersampaikan kepada pekerja.
"Supaya persiapannya secara cepat bisa dilaksanakan, dan melihat kondisi THR di Jatim," ujar
dia.
Sesuai aturan, kata Himawan, THR harus dibayarkan maksimal seminggu sebelum lebaran.
Namun, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah memberi keringanan kepada perusahaan untuk
membayarnya maksimal sehari sebelum lebaran.
"Kejujuran pengusaha, kalau dia enggak bisa bayar, alasannya apa itu harus membuat laporan.
Kalau perlu ada audit eksternal yang melakukan fungsi kontrol terhadap cash flow mereka," kata
Himawan.
Dia menegaskan bahwa kondusifitas di Jatim harus tetap dijaga. Prinsipnya, THR wajib
dibayarkan pengusaha kepada pekerja. Bila terdapat kesulitan, pengusaha harus segera
melaporkan.
"Teman teman pekerja juga kami larang untuk protes dan mogok. Pandemi enggak boleh jadi
alasan tidak membayar THR," pungkas Himawan.
(mcr12/jpnn)
426

