Page 462 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 462

Syariah Islam menganggap pekerja (ajir) adalah setiap orang yang bekerja dengan gaji tertentu
              baik yang memperkerjakan (musta'jir) -nya pribadi, jamaah, ataupun negara. Karenanya pekerja
              mencakup  orang yang bekerja  dalam  berbagai bidang  yang  ada  dalam pemerintahan  Islam,
              tanpa ada perbedaan baik dia sebagai pegawai negara ataupun pekerja lain.

              Selain mengatur masalah waktu, Islam juga mengatur masalah upah. Upah dalam Islam disebut
              ujrah.  Upah  adalah  hak  yang  harus  dikeluarkan  dan  tak  boleh  diabaikan  oleh  pihak  yang
              mempekerjakan  seseorang  karena  upah  adalah  bentuk  kompensasi  atas  jasa  yang  sudah
              diberikan bagi pekerja. Islam juga memberi aturan yang baik dalam sistem pengupahan yaitu
              harus memenuhi prisip adil dan mampu mencukupi.

              Dalam Islam proses penentuan pemberian upah ada dua faktor, yaitu objektif dan subjektif. Jika
              Objektif adalah ketentuan upah yang berdasarkan melalui penilaian tingkat upah dipasar tenaga
              kerja, sedangkan subjektif ialah upah yang ditentukan melalui pertimbangan sosial yaitu nilai
              nilai pertimbangan tenaga kerja.

              Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Al Baihaqi "Berikanlah
              kepada pekerja sebelum kering keringatnya, dan beritahukan ketentuan gajinya, terhadap apa
              yang telah dikerjakannya." Begitu sempurnanya aturan Islam dalam pengurusan urusan ummat
              mengenai masalah upah buruh, jika sistem Islam ini diterapkan oleh negara maka sudah bisa
              dipastikan rakyat akan mendapatkan keadilan, kebutuhannya akan bisa terpenuhi kesejahteraan
              akan bisa dirasakan. Sehingga buruh tidak lagi merasa ilfil. Jadi tidak ada alasan lagi bagi kita
              untuk  tidak  mau  diterapkan  syariat  Islam,  sebab  hanya  dengan  Islam  solusi  tuntas  segala
              problematika ummat. Wallahu'Alam.













































                                                           461
   457   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467