Page 457 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 457

Ke-11  pejabat  Pimpinan  Tinggi  Madya  yang  dilantik  yakni  Anwar  Sanusi  sebagai  Sekretaris
              Jenderal;  Budi  Hartawan  sebagai  Direktur  Jenderal  (Dirjen)  Pembinaan Pelatihan  Vokasi  dan
              Produktivitas; Suhartono sebagai Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan
              Kesempatan     Kerja;   Haiyani   Rumondang     sebagai   Dirjen   Pembinaan     Pengawasan
              Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja (Binwasnaker & K3); Bambang Satrio Lelono sebagai
              Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan; Aris Wahyudi sebagai Staf Ahli
              Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan ; Tri Retno Isnaningsih sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan
              Internasional; dan Ruslan Irianto Simbono sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antarlembaga.
              Tiga  Pejabat  Tinggi  Madya  lainnya  yang  dilantik  yakni  Indah  Anggoro  Putri  sebagai  Dirjen
              Pembinaan  Hubungan  Industrial  dan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja;  Estiarty  Haryani  sebagai
              Inspektur  Jenderal  (Irjen);  dan  Ismail  Pakaya  sebagai  Staf  Ahli  bidang  Sosial  Politik  dan
              Kebijakan Publik.

              Menaker  Ida  mengingatkan  bahwa  jabatan  tinggi  madya  merupakan  ujung  tombak  yang
              membantu Menaker untuk merumuskan dan penentu eksekusi kebijakan di lapangan, sehingga
              sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Kemnaker.
              Pejabat Pimpinan Tinggi Madya sekaligus juga merupakan posisi kunci dalam sinergitas dengan
              unit-unit kerja lainnya.

              "Demi kemajuan organisasi, dengan pelantikan jabatan Pimpinan Tinggi Madya ini maka seluruh
              jajarannya  segera  dapat  bekerja  secara  maksimal,  bekerja  keras,  dan  kerja  cerdas  serta
              menghilangkan  ego-ego  unitoral  yang  bakal  menghambat  kinerja  Kemnaker  secara
              keseluruhan," kata Menaker Ida di Ruang Tri Dharma Kemnaker, Jakarta, Jumat (16/4).

              Dia juga mengingatkan soal visi dan misi bersama yang lahir dari Presiden Jokowi yang tertuang
              melalui kebijakan Menteri Ketenagakerjaan.

              Menaker Ida juga berharap pimpinan tinggi madya yang baru dilantik segera menyesuaikan diri
              dan melakukan konsolidasi internal.

              Penataan organisasi hendaknya diikuti dengan personil pelaksana yang tepat.

              "Sehingga target-target program kerja yang sudah disusun diawal tahun dapat dicapai," kata
              dia.

              Menaker  Ida  mengatakan  dalam  SOTK  Kemnaker  yang  baru  ini  ada  beberapa  perubahan
              nomenklatur, penggabungan dan penghapusan struktur organisasi di level eselon I.

              "Hal ini mengharuskan Kemnaker untuk mengukuhkan kembali pejabat-pejabat eselon I yang
              saat ini sedang menjabat, "kata Menaker Ida.

              Menaker Ida juga menjelaskan ketiga pejabat yaitu Indah Anggoro Putri, Estyarti Lukita, dan
              Ismail Pakaya yang dilantik tersebut merupakan hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi madya
              yang dimulai pada 9 November 2020 - 8 Januari 2021 dan telah disampaikan kepada Presiden
              melalui Tim Penilai Akhir (TPA) di Sekretaris Kabinet hingga keluarnya SK pelantikan. Seluruh
              proses pengisian jabatan pimpinan tinggi madya sudah mendapatkan arahan dan rekomendasi
              dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

              "Saya berharap dengan dilaksanakannya proses seleksi terbuka yang ketat tersebut, Kemnaker
              telah mendapatkan SDM dengan kompetensi tepat dan terbaik untuk ditempatkan dalam jabatan
              pimpinan tinggi madya yang tepat," ujar Ida Fauziyah.

              (jpnn) Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:.


                                                           456
   452   453   454   455   456   457   458   459   460   461   462