Page 523 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 April 2021
P. 523

ADA AKSI DEMO KARYAWAN TERKAIT UPAH HINGGA THR, BEGINI PENJELASAN
              KFC
              Jakarta  - PT  Fast  Food Indonesia  Tbk  (FAST), pengelola  restoran  siap saji  KFC  memberikan
              penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait aksi demonstrasi di kantor perseroan pada
              Senin, 12 April 2021 yang digelar oleh Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI).

              Dalam salah satu poin penjelasan, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pengelola restoran siap
              saji  KFC  menyampaikan  latar  belakang  dan  penyebab  aksi  demonstrasi  oleh  Solidaritas
              Perjuangan  Buruh  Indonesia  (SPBI).  Perseroan  membenarkan  mengenai  terjadinya  aksi
              demonstrasi di kantor pada 12 April 2021.

              Mengutip keterbukaan informasi BEI, ditulis Jumat, (16/4/2021), Direktur PT Fast Food Indonesia
              Tbk,  Dalimin  Juwono  menuturkan,  perseroan  sudah  pernah  dilaporkan  oleh  SPBI  pada
              pertengahan 2020 di Disnaker Jawa Timur sehubungan dengan kebijakan penyesuaian upah di
              perseroan yang sudah melalui tahapan hubungan industrial berupa dialog dan bipartit dengan
              Serikat Pekerja PT Fast Food Indonesia Tbk atau KFC (SPFFI) yang memiliki anggota kurang
              lebih 9.000 pekerja dari total sekitar 14.000 pekerja di Perseroan.

              Oleh karena itu, berhak mewakili seluruh pekerja di perseroan berdasarkan ketentuan Peraturan
              Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.16/MEN/XI/2011 tentang
              tata cara pembuatan dan pengesahan peraturan perusahaan serta pembuatan dan pendaftaran
              perjanjian kerja bersama (gelar perkara).

              Ia mengatakan, dugaan pelanggaran norma ketenagakerjaan di perseroan telah diperiksa dan
              dapat diberikan toleransi berdasarkan gelar perkara atas laporan SPBI di Dinas Tenaga Kerja dan
              Transmigrasi Jawa Timur.

              Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam Surat Nomor 560/1461/108.5/2020 pada 13 Juli yaitu
              "hasil dari gelar perkara bahwa permasalah tersebut bukan ranah pengawasan ketenagakerjaan,
              dipersilahkan untuk diselesaikan dengan mekanisme UU Nomor 2 Tahun 2004,".

              Ia mengatakan, kemudian terdapat pula pendapat Korwas PPNS Polda Jawa Timur di dalam gelar
              perkara yang menyatakan: "Pembayaran upah di bawah UMK yang terjadi sejak bulan April 2020
              sudah ada dasar hukum berupa Perpres Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non
              Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai bencana nasional dan Surat
              Edaran  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  M/3/HK.04/III/2020  tentang  perlindungan
              pekerja/buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-
              19 serta adanya PB Nomor 035/P/LCA-KFC/IV/2020 tanggal 17 April 2020 tentang pemotongan
              upah selama COVID-19, dapat ditoleransi walaupun secara norma UU Nomor 13 tahun 2003
              melanggar hukum" Sebelumnya, kalangan buruh yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan
              Buruh Indonesia (SPBI) SBT PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menggelar aksi demonstrasi di
              depan gerai KFC Gelael, MT Haryono, Jakarta.

              Salah  satu  poin  tuntutannya,  SPBI  mendesak  PT  Fast  Food  Indonesia  Tbk  (FAST)  untuk
              mengeluarkan  kebijakan  pembayaran  upah  sebagaimana  biasanya.  Serta  mendesak  agar
              Perseroan mengembalikan upah yang selama ini ditahan.

              Koordinator  SPBI  Antony  Matondang  membeberkan,  FAST  sempat  mengeluarkan  kebijakan
              pemotongan upah dan hold upah, dan membayar THR tidak sesuai dengan ketentuan Perjanjian
              Kerja Bersama (PKB) KFC, dan menunda pembayaran upah lembur buruh.

              "Akibat  dari  kebijakan  ini,  sebagian  pekerja  KFC  mendapatkan  Upah  jauh  di  bawah  Upah
              Minimum Kota/Kabupaten yang berlaku pada tahun 2020," kata dia seperti dikutip, Rabu, 14
              April 2021.


                                                           522
   518   519   520   521   522   523   524   525   526   527   528