Page 366 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 JUNI 2021
P. 366
Mereka terpeleset dan jatuh dari lantai 4 gedung tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Rabu
(9/6/2021) malam sekira pukul 19.00 WIB. Informasi dari warga sekitar, lima orang tersebut
rata-rata berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Mereka mencoba kabur dengan cara menjebol teralis kawat di lantai 4 gedung. Kemudian mereka
turun menggunakan tali yang dibuat dari sambungan selimut. Tetapi sialnya di tengah upaya
pelariannya mereka terpeleset dan jatuh.
"Yang saya tahu itu ada lima orang. Dua orang selamat minta tolong ke warga buat evakuasi
tiga temannya yang jatuh. Kayaknya patah tulang kaki, punggung dan 1 orang lagi berdarah di
kepala," kata warga setempat, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat
(11/06/2021).
Halimah menuturkan, saat ditanya warga perihal alasan kabur. Mereka mengaku sudah tidak
kuat tinggal di mess PT CKS karena mengaku sering disiksa selama masa pelatihan. Berdasarkan
video amatir warga, para calon TKW ini mengungkapkan sudah tidak tahan di mess.
"Semua sudah tidak tahan, ingin kabur. Kita sering disiksa, dihukum. Kita disuruh diam, kalau
kita ngomong-ngomong, kita (diancam) dihukum. Handphone kita di dalam juga disita," kata
salah satu TKW sambil terbaring kesakitan dalam video itu.
Tiga calon TKW yang mendapat luka itu langsung dibawa warga ke RSUD Kota Malang untuk
mendapat perawatan intensif. Informasi dari warga peristiwa ini bukanlah yang pertama terjadi.
Seingat Halimah peristiwa ini yang ketiga kalinya.
"Sudah sering mas kalau gini. Seingatan saya sudah 3 kali tahu begini, ada yang lewat gorong-
gorong, ada yang jebol teralis besi jendela, ada yang manjat pagar. Kalau yang sekarang ini
paling nekat karena turun dari atas gedung," kata Halimah.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan sampai saat
ini polisi masih melakukan pendalaman dan mengambil keterangan. Usai mendapat informasi,
pihaknya telah melakukan olah TKP.
"Masih kita dalami dan menggali keterangan dari banyak saksi. Korban saat ini sudah dirawat di
RSUD dan kita tunggu sembuh dulu untuk mencari keterangan," ujar Tinton.
365

